Matteo Berrettini Tundukkan Cristian Garin Di Perempatfinal Madrid Open

  • Bagikan

Madrid, Metro24sumut.com| Memasuki ibukota Spanyol, petenis unggulan kedelapan menemukan kembali ritme permainan setelah jeda cukup lama demi memulihkan diri dari cedera perut. Ia dengan cepat mendapatkan kembali jalan kemenangan setelah mengklaim gelar keempat dalam kariernya di Serbia Open, Belgrade.

Petenis peringkat 10 dunia kini mengantongi tujuh kemenangan secara beruntun setelah menundukkan petenis unggulan ke-16, Garin dengan 5-7, 6-3, 6-0. Dengan kemenangan tersebut, ia mencatatkan 15-3 di musim 2021.

“Saya benar-benar bangga bahwa saya bangkit dari posisi yang tidak mudah secara mental setelah cedera saya,” ungkap Berrettini.

“Saya benar-benar bekerja keras. Ada hari ketika saya merasa benar-benar tidak fokus dengan latihan, karena saya merasa ada begitu hal yang harus dikerjakan. Terkadang, saya merasa saya kurang begitu beruntung bahwa saya cedera lagi. Itu cukup berat.”

Tetapi saya kembali dengan lebih meyakinkan di Belgrade. Dari situ, saya membuktikan kepada diri saya sendiri bahwa saya tangguh dari dalam diri saya.”

Petenis berkebangsaan Chili, Garin tampil memanas melawan petenis unggulan kedelapan. Petenis unggulan ke-16 tampil dengan penuh percaya diri setelah mengantongi salah satu kemenangan terbesar dalam kariernya ketika melumpuhkan petenis peringkat 3 dunia, Daniil Medvedev di babak sebelumnya.

Kecepatan Garin di lapangan membuat petenis berkebangsaan Italia cukup kewalahan sehingga ia membuka jalan untuk merebut keunggulan di dua set pertama.

Petenis peringkat 10 dunia tampak berada dalam bahaya setelah ia tertinggal dengan satu set dan 1-3 di set kedua. Tetapi ia meningkatkan level permainan dengan signifikan di set kedua demi menyamakan kedudukan 3-3.

Dari kedudukan tersebut, Garin malah tidak bisa menemukan jawaban atas permainan penuh tenaga Berrettini yang menyambar 11 game secara beruntun.

Setelah 2 jam 6 menit, petenis unggulan kedelapan membukukan satu tempat di semifinal turnamen Masters 1000 kedua dalam kariernya dan untuk kali pertama sejak di Shanghai musim 2019.

Di semifinal Madrid Open, Berrettini akan menghadapi Casper Ruud. Sebelum pekan ini, kedua petenis belum pernah melakoni Madrid Open. Kini, mereka akan bersaing demi satu tempat di final turnamen Masters 1000 untuk kali pertama dalam karier mereka.

  • Bagikan