Praktek Jual Beli Vaksin, 3 ASN di Sumut Terlibat

  • Bagikan

Medan, Metro24sumut.com| Aksi jual beli vaksin di Sumatera Utara turut melibatkan 3 oknum ASN dan 1 agen properti di Kota Medan. Dalam praktik jahatnya itu, para tersangka tersebut memasang tarif vaksinasi berbayar sebesar Rp 250 ribu per orang.

Kapolda Sumut, Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak menuturkan vaksinasi berbayar itu telah berlangsung sejak bulan April.

Para tersangka telah melancarkan aksi jual beli vaksin Covid-19 itu sebanyak 15 kali kepada 1.085 orang. Pihak kepolisian menemukan fakta adanya praktik jual beli vaksin setelah melakukan penyelidikan di sebuah kawasan perumahan, Selasa (18/5/2021).

Saat itu, pihaknya memperoleh informasi dari masyarakat terkait adanya vaksinasi dengan imbalan tertentu.

Setelah diberikan imbalan berupa uang, maka dilakukan proses vaksinasi kepada masyarakat yang seharusnya belum berhak menerima,” terangnya, Jumat (21/5/2021).

Pelaku berinisial SW yang merupakan seorang agen properti bertugas mencari massa dan mengkoordinasi kegiatan vaksinasi oleh dua tenaga vaksinator.

Kemudian, kata Panca, seorang dokter berstatus ASN berinisial IW turut membantu SW dalam memperoleh vaksin. Dokter yang bertugas di Rutan Tanjung Gusta itu seharusnya memberikan vaksin kepada pelayan publik dan napi namun malah untuk masyarakat yang membayar.

IW memperoleh vaksin dari ASN di Dinas Kesehatan Sumut, KS dan SH. KS menjadi tersangka karena menerima suap sementara SH kedapatan memberikan vaksin kepada IW tanpa melalui prosedur yang benar.

Berdasarkan pemeriksaan, IW hanya beberapa kali mengajukan surat tetapi berikutnya tidak pernah lagi namun langsung diberi oleh SH./QH

  • Bagikan