8 SDM PKH Kab.Sergai di Berhentikan Dengan Semena-Mena, Gaji 3 Bulan Tak Diberikan

  • Bagikan

Sergai, Metro24sumut.com | Sebanyak 8 Orang SDM Program Keluarga Harapan (PKH), Terdiri 1 Korkab dan 7 Pendamping Diberhentikan (SP3) sebagai pekerja sosial oleh Limjamssos Subdit SDM Kementrian Sosial RI dengan semena-mena dan gaji mereka 3 bulan tak diberikan, Senin (24/05).

Dengan menunjukkan surat pemberhentian (SP3) sebagai pekerja sosial (Pendamping PKH) saat di konfirmasi Fatma Wati sambil menangis dengan memeluk anaknya yang masih balita, Menceritakan kepada media.

“Awalnya Bulan Januari tepatnya tanggal 07/01/2021 dengan No 38/3.4/KP/01/2021 perpanjangan pengangkatan sebagai pendamping PKH sudah terbit, Namun pada bulan Februari (09/02) bagian SDM Kemensos tiba-tiba melakukan Investigasi ke lapangan, Berdasarkan laporan Dinas Sosial tentang adanya pendamping mengarahkan KPM ke agen sembako untuk berbelanja” ungkapnya

Gbr. SK Perpanjangan Tanggal 7 Januari

Lanjut Fatma, Setelah mereka investigasi Sebanyak 8 orang kami dipanggil kedinas sosial (10/02) untuk dimintai keterangan, ada Koreg, Korwil dan orang SDM Kemensos, Bahkan Bupati Kab.Sergai terpilih H.Dharma Wijaya hadir pada hari tersebut,”gak tau mau ngapain”ujarnya

Sepanjang bulan Januari sampai April Tahun 2021 kami bekerja seperti biasanya, Walau seluruh SDM PKH Kab.Sergai tak gajian tanpa mengetahui sebab tak terima gaji.

“Kami kerja, Semua kami laksanakan sesuai Surat Perintah Tugas (SPT) dari bulan Januari sampai April, walau gak gajian dan tidak ada surat pemberitahuan kenapa 3 bulan seluruh Pendamping PKH Kab.Sergai tidak menerima honor” ungkapnya

Gbr. Fatma Wati saat bekerja Bulan Maret di  Kec.Teluk Mengkudu

Namun di bulan April setelah SDM PKH Kab.Sergai mendapatkan gaji 3 bulan, Kami 8 orang juga tidak mendapatkan hak kami, Dan tiba-tiba terbit SK perpanjangan SDM baru tanggal 4 Januari 2021 terbit, nama kami yang 8 orang udah gak ada di SK perpanjangan tersebut, ujarnya

Kemudian tanggal 23 April salah satu Kabid linjamsos Dinas Sosial Kab.Sergai memberi info ke 8 SDM PKH agar ke Dinas Sosial untuk mengambil Surat Pemberhentian (SP3), tertanggal 14 April 2021, Dengan alasan “Mengarahkan KPM membeli Sembako ke Agen yang sudah di tentukan” Kata Fatma pendamping yang di reposisi ke Kec.Teluk Mengkudu

Sepertinya ini sudah direncanakan, Dengan alasan yang direkayasa agar kami 8 Pendamping PKH bisa di berhentikan. “Kalaulah melanggar kode etik, Kenapa kami tidak ada sidang etik”, dan kenapa gaji kami 3 bulan tidak dibayarkan, siapa yang makan gaji kami, ungkapnya sambil menangis./ BAMS12

  • Bagikan