Bupati Sergai Sidak di Kantor Camat Sipispis dan Pertanyakan 11 Orang Pegawai Mangkir

  • Bagikan

SERGAI- Metro24Sumut.com – Bupati Serdang Bedagai (Sergai) melakukan Sidak di Kecamatan Sipispis.Pada inspeksi mendadak itu Bupati dan Wakil Bupati Adlin Tambunan menyampaikan, saat ini Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Pemkab Sergai) sedang fokus pada peningkatan layanan kepada masyarakat. Oleh karena itu, seluruh jajaran ASN ketika jam kerja harus disiplin dan ada di tempat,ungkap Bupati.

Dalam inspeksi mendadak itu,
Bupati langsung merespon atas ketidakhadirannya beberapa pegawai,dan menginstruksikan untuk mengumpulkan seluruh ASN yang hadir.

” Coba kumpulkan semua pegawai, saya ingin tahu jumlah kehadiran saat ini,”tegas Bupati Darma Wijaya kepada Kasipem Kecamatan Sipispis saat Inspeksi mendadak (Sidak) di Kantor Camat Sipispis, Senin (24/5) pagi.

Atas Instruksi tersebut, hasilnya dari 22 pegawai yang ada, hanya 50 persen atau 11 orang yang hadir. Mengetahui ini, Bupati memerintahkan Kasipem untuk mengecek alasan ketidakhadiran 11 orang pegawai lainnya yang tak masuk kerja (mangkir)

“Pegawai yang tidak hadir baik itu izin dan tanpa keterangan ditegur dan dicek kebenarannya,” tegas Bupati.

Dalam arahannya, Bupati Darma Wijaya juga meminta agar seluruh ASN melakukan pembenahan dan tetap menjaga kebersihan. Untuk berkas yang sudah lama dan kusam diganti dengan yang baru.

“Saya ingin melihat sejauh mana pegawai di kecamatan ini maksimal melayani masyarakatnya. Saya akan evaluasi ini,”ungkapnya.

Terkait dengan alasan 6 (enam) orang pegawai honorer di kecamatan Sipispis yang dirumahkan. Bupati mengungkapkan, bahwa Itu semua dilakukan agar kinerja pegawai dimaksimalkan.

“TPP sudah bertambah, harusnya kinerja pegawai dimaksimalkan, jangan hanya melimpahkan pekerjaan ke honorer. Kedepannya kita akan lihat, mana honorer yang layak dan tepat fungsi akan kita panggil lagi,”tegasnya.

Diakhir sidak itu, Bupati juga mengingatkan bahwa pengurusan KTP dan administrasi kependudukan warga di Kecamatan Sipispis akan dipusatkan ke Dolok Merawan.

“Ini rencana kita, jangan lagi kepengurusan administrasi penduduk dipusatkan di Kantor Disdukcapil di Sei Rampah. Insya Allah bulan depan program ini akan berjalan,” jelasnya.

Tak lupa Bupati Darma Wijaya juga meminta kepada pihak kecamatan untuk bersama bersinergi memberantas peredaran narkoba dan menyampaikannya kepada Perangkat Desa.

“Narkoba harus diberantas. Silahkan langsung kirim pesan ke saya beserta buktinya kalau takut untuk melapor ke polisi. Saya akan minta Kapolres untuk menangkap pelakunya,” pungkas Bupati. (*)

  • Bagikan