Wakil Ketua Dunia Melayu Dunia Islam Kab. Langkat Kritisi Kinerja Rumah Sakit Tanjung Pura

  • Bagikan

Langkat, Metro24sumut.com| Perhatian Wakil ketua Dunia melayu dunia islam Said Assegaf S.H tertuju kepada Salah satu Rumah sakit pemerintah yang menjadi rujukan pasien covid-19 ialah RSUD Tanjung pura yang dimiliki oleh Pemerintahan Kabupaten Langkat, Minggu (28/05)

“Tolong jangan jadikan RSU Tanjung pura Kabupaten langkat sebagai celaster baru penyebaran virus Covid-19 di Tanjung Pura” ungkapnya

Hal itu disebabkan kurangnya APD berupa masker sehingga bisa saja perawat menjadi korban, Kabarnya 1 orang perawat hanya mendapat 1 masker per hari, Jelas hal ini tidak sesuai dengan SOP yg ada. Beliau juga menyoroti minimnya perhatian kepada perawat, Padahal perawat adalah garda terdepan, tandas Said Assegaf, SH yang juga putra asli Tanjung Pura ini.

“Mirisnya lagi satu-satunya rumah sakit umum pemerintah yang ada di kabupaten Langkat ini adalah RSUD Tanjung pura tetapi sebagai RSUD rujukan kapasitas rumah sakit juga tidak cukup untuk menampung pasien covid-19 yang membludak, Sehingga tidak sedikit pasien yg dianjurkan untuk isolasi mandiri dirumah masing-masing atau menunggu rujukan untuk dikirim ke rumah sakit yang ada dimedan. Ungkapnya

Sambung beliau herannya lagi mengapa sekelas rumah sakit umum daerah tidak mempunyai atau memiliki ruangan isolasi disaat pandemi seperti ini, Padahal banyak terdapat ruangan-ruangan kosong, contohnya ruangan rehabilitasi narkoba yg dari pertama dibuat sampai sekarang diduga belum berfungsi.

“Saya juga memohon dengan sangat kepada tim gugus Covid19 Kabupaten Langkat yg diketuai langsung oleh Bupati Kab Langkat, Untuk Menurunkan timnya agar meninjau langsung serta menindak tegas Dirut Rumah sakit umum Tanjung Pura yg diduga terkesan acuh tak acuh dan sepele, Bila perlu di ganti saja, Beliau juga menanyakan kemana anggaran covid-19.

Tokoh pemuda Tanjung Pura ini juga berpesan kepada masyarakat agar lebih mematuhi protokol kesehatan./HR

  • Bagikan