Asik Ngobrol di Rel Kereta Api Warga Desa Sei Bulu Sergai Tewas Disambar Ular Besi

  • Bagikan

SERGAI,Metro24Sumut.com I –      Sedang asik duduk ngobrol di perlintasan rel Kereta Api Rangga (14) Warga Desa Sei Bulu Kecamatan Sei Bamban Kabupaten Sergai (Sergai) tewas disambar ular Besi.

Peristiwa itupun terjadi diperlintasan kereta api, tepatnya di dusun II Desa Pon Kecamatan Sei Bamban, Kabupaten Sergai, Provinsi Sumatera Utara. Minggu (06/06), sekira pukul 21.30.

Menurut keterangan saksi mata D. Manulang (26) warga Dusun II Kampung Pon Kecamatan Sei Bamban Kabupaten Sergai kepada wartawan mengatakan, mereka ada tiga pasang yang sedang duduk duduk di perlintasan rel kereta api itu. Namun diduga satu dari tiga pasangan itu tidak mendengar ada suara klekson kereta api sehingga, tersambar dan terpental kebagian luar jalur kereta api. melihat kejadian tersebut warga sekitar langsung membawa korban ke RSU Melati Desa pon.ucap Manulang.

” Ada tiga pasang muda mudi yang lagi duduk santai diperlintasan kereta api dan satu orang dari tiga muda mudi ini tidak mendengar suara dari klekson kereta api yang begitu kuat. Setelah kereta api dekat baru korban tersadar sehingga tersambar kereta api melintas,”ungkap Manulang.

Korban yang diketahui bernama Rangga(14) Warga Desa Sei Bulu Kecamatan Sei Bamban Kabupaten Sergai, itu pun mengalami luka cukup parah, luka robek di bagian muka, robek dan membengkak bagian kepala belakang serta patah kaki sebelah kiri. Setelah dilakukan pertolongan oleh pihak rumah sakit Melati akhirnya korban tidak tertolong dan meninggal dunia.

Terpisah, Perwakilan dari PT.Kereta Api Indonesia Aldo (25) kepada wartawan mengatakan dirinya mendapatkan laporan dari pihak masinis kereta api Sri Bilah Utama Jurusan Rantau Perapat Medan, bahwasannya di KM 64+300 telah terjadi kecelakaan menabrak seseorang, selanjutnya kita (Aldo) langsung terjun ke lokasi dan mengecek kondisi korban di RSU Melati.

Aldo menjelaskan bahwa pihak PT.Kereta Api Indonesia tetap akan berupaya mengurus Jasa Raharja nya, untuk itu kita lakukan pengecekan dan pendataan terhadap korban,” ujar Aldo. (*)

  • Bagikan