Kapolres Tanah Karo beserta 4 Pilar Berkerjasama untuk Bantu Korban Tanah Tongsor

  • Bagikan

Terpantau 4 (empat) rumah penduduk rusak parah tertimbun tanah longsor, 5(lima) orang tewas tertimbun material longsoran dan 4 orang warga mengalami luka ringan.

Sejak Jumat 27 agustus 2021 mulai pagi terlihat dilokasi kejadian, Personil Polres Tanah karo yang dipimpin langsung okeh Kapolres Tanah Karo AKBP Yustinus Styo, Indriono SH, S.I.K, kasat reskirm polres tanah AKP Adrian Risky Lubis dan Personil TNI, Tim BPBD karo, Basarnas, Forkopimcam Kabanjahe, Pegawai Kelurahan, personil Damkar dibantu warga setempat berjibaku berupaya mencari korban yang sempat dinyatakan hilang tertimbun material longsor dan membersihkan puing serta reruntuhan rumah yang terdampak longsor.

Terkait kejadian bencana alam tanah longsor di lau bawang dibenarkan All Dian Purba Lurah Padang Mas, Kec.Kabanjahe. kepada awak media dirinya mengatakan, bahwa 5 (lima) orang korban tewas semuanya sudah ditemukan oleh personil gabungan.

“Ya bang, 5 (lima) korban yang tewas tertimbun material longsoran, semuanya sudah ditemukan,  berkat kerjasama personil gabungan TNI/Polri, Basarnas, BPBD Karo dan dibantu warga,” ujarnya

“Berikut daftar nama-nama 5 orang korban yang telah ditemukan dalam keadaan tewas di lokasi tanah longsor lau bawang. Tia monika novi sari. Silitoga (28) Wanita, Alamat Jln krakatau ujung, Medan ditemukan 05.00 wib. Kasih karolina br Tarigan, Wanita (3) tahun Alamat kaban Jahe Karo di temukan pukul 05.00 wib. Anjel br Tarigan (5) tahun, Alamat Kabanjahe ditemukan pukul 09.00 wib. Bumi Riski Aditia (laki-laki ) (2) tahun Alamat kabanjahe dan Dewi br marpaung (wanita) (48) tahun ditemukan pukul 12 : 10 wib.” Ungkap All Dian Purba

Hal senada juga disampaikan Kabid Logistik dan bencana alam BPBD Karo Natanael Perangin angin, “sampai pukul 13 : 00 wib siang ini 5 korban tewas keselurahan sudah ditemukan, sementara korban luka – luka 4 orang saat ini sedang dirawat di ruamh sakit umum kabanjahe dan hari ini sudah bisa pulang kerumah masing- masing. Akibat kejadian ini ditafsir kerugian materi mencapai ratusan juta rupiah.” Beber Natanael.

Evi

  • Bagikan