Aliansi Perguruan Pencak Silat Kota Tebing Tinggi: Penyelenggaraan Muskot IPSI Tebing Tinggi Diduga Tidak Sesuai AD/ART

  • Bagikan

Tebingtinggi, Metro24sumut.com

” Musyawarah Kota Ikatan Pencak Silat Indonesia (Muskot IPSI) Kota Tebing Tinggi yang diselenggarakan pada Senin Tanggal 6 September 2021 dinilai tidak sesuai AD/ART ” Jelas Supriadi selaku Humas sekaligus juru bicara dari Aliansi Perguruan Pencak Silat Kota Tebing Tinggi (APPSKTT) didampingi seluruh pengurus Perguruan Pencak Silat lainnya yang tidak diundang dalam Muskot IPSI Kota Tebing Tinggi tersebut sebelum menolak kedatangan rombongan Pengurus Cabang Ikatan Pencak Silat Indonesia Sumatera Utara (Pengcab IPSI Sumut)saat akan masuk menghadiri Muskot IPSI Kota Tebing Tinggi di Jalan. Gunung Arjuna Lingkungan I Gang. Resmi Kelurahan Mekar Sentosa Kecamatan Rambutan Kota Tebing Tinggi .

Kantor sekaligus rumah Ketua IPSI Kota Tebing Tinggi dijadikab tempat pertemuan.

Adapun hal ini dikatakan Supriadi kepada sejumlah Awak Media Online dikarenakan selama ini Syahrul Albantani selaku ketua demisioner selalu mengadakan sejumlah kegiatan IPSI Kota Tebing Tinggi tanpa mengikuti aturan dan peraturan serta tidak  melibatkan para perwakilan pengurus dari Perguruan Pencak Silat yang terdaftar keabsahannya di Pengcab IPSI Kota Tebing Tinggi Dan lagi menurut Supriadi selaku Humas aliansi Perguruan Pencak Silat Kota Tebing Tinggi, sangat kecewanya  Perguruan-perguruan Pencak Silat khususnya Pengurus maupun atlit dari berbagai Perguruan Pencak Silat yang selama ini pernah dijanjikan oleh Sahrul Albantani yang dinantikan event-event pertandingan selalu dilalaikan oleh kebijakan Sang Ketua Sahrul Albantani kini diketahui  dimisoner tersebut.

Lagi dikatakan Supriadi tentang Muskot IPSI Kota Tebing Tinggi ini sudah jelas melanggar Bab VII Pasal 24 ayat 4 tentang peserta dan tata laksana musyawarah yang tidak mengundang beberapa Perguruan yang sudah terdaftar.
Pasal 25 No. 2 tempat dan pemberitahuan.
a. Pemberitahuan terutama Pelaksanaan Musyawarah dilakukan secara tertulis dan dikirimkan kepada setiap anggota yang mengikuti Musyawarah sekurang-kurangnya sebelum 30 hari kelender musyawarah diselenggarakan.
b. Bahan-bahan tertulis yang akan dibahas dalam musyawarah wajib dikirimkan kepada setiap peserta musyawarah sekurang-kurangnya 14 hari “. ucap Supriadi.

Selama ini banyak yang duduk dalam kepengurusan pengcab IPSI kota Tebing Tinggi terdzolimi oleh Bung Sahrul Albantani selaku Ketua IPSI.
Saat dijelaskan oleh Freddi Lazaro Sitorus selaku Wakil Ketua Pengcab IPSI Sumut Bidang Organisasi yang didampingi Syahril juga Wakil Ketua  2 bidang organisasi dihadapan para “Pendekar” dari beberapa Perguruan Pencak Silat yang tergabung dalam Aliansi Perguruan Pencak Silat Kota Tebing Tinggi yang pada kesal,Sitorus menjanjikan tidak akan melanjutkan Muskot IPSI kota Tebing Tinggi bila belum ada penyelesaian masalah, tegas Wakil Ketua Bidang Organisasi Pengcab IPSI Sumut ini.
Turut diundang dalam muskot IPSI Kota Tebing Tinggi , Safwan dari Komite Olah Raga Rekreasi Masyarakat Indonesia(KORMI),Saat Nasution (Sekwan) dan Kepala Lingkungan setempat  serta Babinsa.
Sampai selesainya mediasi antara kedua belah pihak akhirnya Muskot IPSI Kota Tebing Tinggi pun di tunda sampai dengan 14 Oktober 2021 nanti.(GSM)

  • Bagikan