Proyek Pemasangan Pipa PDAM Di Tunggurono Meresakan Warga

  • Bagikan

Binjai, Metro24sumut.com

Pelaksanaan pemasangan Jaringan Distribusi Utama (JDU) Pipa PDAM di Jalan Dipenogoro Kelurahan Tunggurono Kecamatan Binjai Timur dinilai tidak transparan,terlihat dari proyek tersebut tidak adanya plang pemberitahuan proyek dan diduga proyek tersebut belum mengantongi izin.

Selain itu,proyek yang dikerjakan dianggap kurang profesional dan terlihat dari pengerjaan penggalian pembangunan sistem penyedian air minum (SPAM) tersebut warga sekitar terpaksa menghirup debu dan menggangu aktivitas penggunan jalan.

“Saya belum mengetahui pasti ini pengerjaan apa,soalnya tidak ada plang pemberitahuan tentang proyek tersebut.,”ucap Ijal warga sekitar kepada wartawan.

Lebih lanjut Ijal menjelaskan, seharusnya proyek ini memasang plang dan harus ada pemberitahuan ke Kepling atau ke warga setempat biar memahami.”pungkasnya

Ket photo:  tanah yang sudah dikorek dimasukan ke dalam dam truck dan diletakan dilahan eks HGU PTPN II Tunggurono

Dari pantauan wartawan dilokasi, penggalian yang melibatkan beberapa alat berat,tanah kerukan dimasukan ke dalam Dum truck dan diletakan dilahan garapan Tunggurono, khawatir tanah galian tersebut di lakukan untuk penimbunan dilahan garapan.

“Ya bang,tanah yang sudah di korek kita letakan disini bang,kalau dijalan nanti menggangu kendaraan yang lewat.”ucap salah seorang pekerja proyek,’Kamis (16/09).

Menanggapi hal tersebut,Ketua DPC Garda Bela negara Nasional (GBNN) Kota Binjai Madel Rawy menyoroti proyek tersebut,pasalnya dalam pengerjaan proyek tersebut tidak ada bedeng dan direksi Kit dipasang dilokasi,

Dijelaskan Madel,semua kegiatan proyek yang dilelang wajib memiliki bedeng dan memasang informasi terkait pemasangan pipa tersebut pada bedeng itu.

“Proyek ratusan miliar kok gak ada plang nya? Itu fungsinya agar masyarakat bisa mengakses informasi kegiatan apa saja yang dilakukan disana, karena galian itu menggangu masyarakat,”terangnya kepada wartawan, Jumat (17/09).

Lebih jauh dikatakan Madel,pria berporos tinggi tegap ini menerangkan tidak ada satu pun terlihat tenaga ahli dilokasi,padahal itu sangat penting dalam proyek JDU SPAM yang menelan anggaran cukup fantastis,selain itu,konsultan pengawas dan penanggung jawab proyek serta mandor proyek juga tidak kelihatan dilokasi.

Harapannya dengan proyek tersebut agar lebih profesional karena anggaran proyek ini dibilang cukup besar,diminta kepada pengawas atau penanggung jawab untuk memasang plang pemberitahuan proyek agar masyarakat mengetahui dan mahami.”pungkasnya.

Sementara itu,Kepala Dinas Perizinan Kota Binjai melalui Kasi Perizinan Arfan ketika dikonfirmasi wartawan melalui seluler terkait izin pengurugan pengerjaan pemasangan pipa PDAM di jalan gajah madah mengatakan,masalah itu coba di kordinasikan aja ke Dinas PU pak Boy sebagai kabid di Dinas PU Kota Binjai,”ucapnya melalui seluler.

Sementara itu Kabid Dinas PU Boy belum bisa memberi tanggapan konfirmasi dari wartawan hingga berita ini ditayangkan.

Turnip

  • Bagikan