Disebut Kurang Rasa Nasionalisme, Kades Liberia Syaifuddin: Itu Tidak Benar, Kita Hormati Bendera Sang Saka Merah Putih

  • Bagikan

SERGAI, Metro24Sumut.com |        Terkait pasca adanya satu pemberitaan disalah satu media online, tentang Kepala Desa Liberia yang di sebut kurang punya rasa nasionalisme soal kibarkan bendera merah putih yang sudah sobek dan pudar.

Kepala Desa Liberia, Syaifuddin kepada wartawan, Jumat (24/9/2021), mengatakan,” itu tidak benar”. Karena kita sebagai warga negara Indonesia sangat menghormati sang saka merah putih,”ucapnya yang langsung membantah tudingan hal tersebut.

Syaifuddin menyebutkan bahwa pemasangan bendera merah putih di kantor Pemerintah Desa Liberia, Kecamatan Teluk Mengkudu, Kabupaten Serdang Bedagai sudah tepat dan benar.

“Pemasangan bendera merah
putih setiap hari kita lakukan, pagi dipasang dan sore diturunkan oleh pegawai di pemerintahan desa. Jadi apa yang kita lakukan itu sudah benar, kecuali terbalik baru bisa disebut tidak rasa nasionalisme,”tegas Syaifuddin.

“Namanya setiap hari kadang terkena hujan dan terik sinar matahari. Ya pastinya warna bisa pudar, sehingga bisa menimbulkan sobek akibat berkibar jika tertiup angin kencang,” ungkapnya.

“Alhamdulillah, saat ini sang
merah putih sudah baru dan berkibar kembali. Kuncinya Pemerintah Desa tetap menghormati sang merah putih,” pungkas Kades Liberia.

(*)Disebut Kurangnya Rasa Nasionalisme, Kades Liberia Syaifuddin : Itu Tidak Benar, Kita Sangat Hormati Sang Merah Putih

SERGAI, Metro24Sumut.com |
Terkait pasca adanya satu pemberitaan disalah satu media online, tentang Kepala Desa Liberia yang di sebut kurang punya rasa nasionalisme soal kibarkan bendera merah putih yang sudah sobek dan pudar.

Kepala Desa Liberia, Syaifuddin kepada wartawan, Jumat (24/9/2021), mengatakan,” itu tidak benar”. Karena kita sebagai warga negara Indonesia sangat menghormati sang merah putih,”ucapnya yang langsung membantah tudingan hal tersebut.

Syaifuddin menyebutkan bahwa pemasangan bendera merah putih di kantor Pemerintah Desa Liberia, Kecamatan Teluk Mengkudu, Kabupaten Serdang Bedagai sudah tepat dan benar.

“Pemasangan bendera merah
putih setiap hari kita lakukan, pagi dipasang dan sore diturunkan oleh pegawai di pemerintahan desa. Jadi apa yang kita lakukan itu sudah benar, kecuali terbalik baru bisa disebut tidak rasa nasionalisme,”tegas Syaifuddin.

“Namanya setiap hari kadang terkena hujan dan terik sinar matahari. Ya pastinya warna bisa pudar, sehingga bisa menimbulkan sobek akibat berkibar jika tertiup angin kencang,” ungkapnya.

“Alhamdulillah, saat ini sang merah putih sudah baru dan berkibar kembali. Kuncinya Pemerintah Desa tetap menghormati sang merah putih,”pungkas Kades Liberia.

(*)

  • Bagikan