Pembangunan Kolam Pancing dan Hotel Di Lahan Eks HGU PTPN II Disoal Warga

  • Bagikan

Binjai, Metro24sumut.com

Pembangunan Kolam Pancing ikan di jalan Bangau Kelurahan Mencirim Kecamatan Binjai Timur menjadi sorotan masyarakat sekitar,pasalnya pembangunan Kolam Pancing tersebut tidak adanya bedeng pemagaran sehingga membahayakan anak anak bermain dipinggiran penggalian kolam.

Pembangunan Kolam Pancing diatas lahan Eks HGU PTPN II ini yang diketahui milik salah seorang ketua Partai di Sumut terkesan kebal hukum,sebab tidak ada musyawarah terhadap masyarakat sekitar dan izin dari Kepling dan lurah.

Penggalian mengunankan ekskavator atau alat berat yang digali untuk kolam ikan sekitar seluas +/- 30 X 40 meter persegi dan kedalaman kolam yang kini tergenang air itu sekitar 2 meter.

“Setiap sore banyak anak anak bermain dipinggiran galian kolam,apalagi galian kolam tersebut tidak ada pagar pembatas,takut anak anak terjatuh kedalam kolam,”sebut Fery salah seorang warga sekitar kepada wartawan,Selasa (28/09/2021).

Ferry juga berharap kepada lurah dan camat agar meninjau langsung pembangunan kolam ini,karena menurutnya pembangunan kolam tanpa adanya pagar sangat membahayakan anak anak yang sedang bermain di area tersebut,”pungkasnya

Ket. Foto: Lokasi rencana pembangunan Hotel atau Losmen di jalan Bangau kelurahan Mencirim Kecamatan Binjai Timur.

Selain pembangunan kolam ikan,di dekat lokasi tersebut juga akan direncanakan pembangunan sebuah Hotel atau Losmen,namun percencanan pembangunan Hotel atau Losmen tersebut ditolak warga sekitar,dengan alasan khawatir akan jadi tempat prostitusi.

Menurut warga sekitar,bila ada pembangunan Hotel di daerah ini kami sangat tidak setuju,jelas pasti tempat tersebut akan menjadi sebuah tempat maksiat,”cetus salah seorang warga sekitar.

Warga kelurahan Mencirim sangat menolak keras adanya penginapan sementara Hotel atau Losmen yang berada dilingkungan mereka.

“Dulu bangunan tersebut bekas bangunan perumahan,tapi tidak jadi,karena setau saya lahan tersebut eks HGU,jadi bermasalah,”ucap Pak Anto salah seorang tokoh masyarakat Kota Binjai

Sementara itu,Camat Binjai Timur Hardiansyah Putra Pohan ketika dikonfirmasi wartawan terkait pembangunan kolam pancing dan perencanaan pembangunan Hotel ia mengatakan,pihaknya belum mengetahui hal tersebut,dan pihak kecamatan tidak pernah memberikan izin,karena bukan wewenang kecamatan.”pungkasnya

TRP

  • Bagikan