Polisi Patroli Keamanan Di Dusun Bukit Dinding, Rumah Terlapor Keterangan Palsu Di PN Langkat Dijaga Personil Berseragam Lengkap

  • Bagikan

Langkat, Metro24sumut.com

Masih segar dalam ingatan, wanita berinisial S warga Dusun VII Bukit Dinding yang tengah jadi sorotan awak media terkait kasus tuduhan memberikan keterangan palsu dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Langkat dengan terdakwa Sri Ukur Ginting alias Okor Ginting kini telah dilaporkan ke Polres Langkat atas tuduhan memberi keterangan palsu itu tampaknya mendapat perlakuan istimewa dari petugas kepolisian setempat.

Desas desus perlakuan istimewa itu menjadi perbincangan hangat warga dusun Bukit Dinding Desa Besilam Bukit Lembasa Kecamatan Wampu Kabupaten Langkat, lantaran terlihat rumahnya dijaga sejumlah personil kepolisian Polres Langkat berseragam lengkap.

Hal tersebut terlihat justru disaat bersamaan ketika kepulangan Okor Ginting ke kampung halamannya di Desa yang sama,Sabtu (16/10/21).

Tentu saja kepulangan Okor Ginting ke Dusun VII Bukit Dinding menjadi perhatian warga seiring adanya penjagaan sejumlah personil kepolisian di rumah terlapor S yang diketahui sebagai tersangka keterangan palsu dalam persidangan sebagai tindak kejahatan yang mencederai hukum.

Wanita berinisial S tersebut telah dilaporkan di Polres Langkat dengan nomor LP/B/590/IX/2021/SPKT/Polres Langkat dalam kasus dugaan keterangan palsu dibawah sumpah saat dalam persidangan Sri Ukur Ginting Cs.

Kehadiran sejumlah personil kepolisian polres Langkat di Rumah terlapor S menjadi tanda tanya warga desa Besilam Bukit Lembasa dengan berbagai dugaanpun terhendus nyaring di dusun Bukit Dinding.

Melihat penampakan Personil Kepolisian yang tengah berada di sekitar dan di rumah tersangka pelaku pencemaran nama baik, S di konfirmasi wartawan kepada salah seorang oknum personil kepolisian menyebut keberadaan mereka hanya sedang berpatroli saja.

“Keberadaan Polres langkat di bukit dinding hanya patroli keamanan di daerah daerah wilayah polres langkat.” Ujarnya singkat sembari menghindari pertanyaan lebih lanjut.

Sementara itu Kapolres Langkat AKBP Danu Pamungkas Totok ketika dikonfirmasi wartawan melalui pesan WhatsApp,Sabtu (16/10/21) belum menjawab yang hingga saat ini belum memberi keterangan terkait keberadaan anggotanya dirumah terlapor berinisial S yang dijaga sejumlah personil kepolisian Polres Langkat.

Terpisah, Sri Ukur Ginting als Okor Ginting turut terkejut atas kehadiran beberapa personil kepolisian polres Langkat di dusun tempat dia dan tersangka S tinggal.

Bahkan dirinya menanggapi ada keanehan terkait keberadaan personil kepolisian dirumah dan seputaran tempat tinggal tersangka S.

“Sejauh ini laporan anak saya Rasita Br Ginting di Polres Langkat belum ada perkembangan dari polres Langkat,sementara itu ketika saya pulang ke Dusun VII Bukit Dinding rumah terlapor terlihat dijaga polisi,,” ujar Okor Ginting.

Dugaan perlakuan istimewa tersebut sangat disayangkan oleh warga juga okor Ginting yang memberi kesan perlakuan tidak adil dari aparat penegak hukum,dimana laporan anaknya di Polres Langkat terhadap wanita berinisial S tersebut hingga saat ini belum ada titik terang.

“Kenapa hingga saat ini terlapor belum juga diproses pihak kepolisian,ada apa? mana keadilan bagi saya,”ungkapnya.

Lanjut Okor, dugaan perlakuan istimewa personil Polres Langkat kepada tersangka S diharapkan mendapat perhatian khusus Kapoldasu Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak untuk  memproses  menyikapi tindakan personil Polres Langkat dalam melayani masyarakat.

TRP

  • Bagikan