Keroyok Oknum Kepala Lingkungan, Ayah dan Anak Gol di Polsek Medan Kota

  • Bagikan

Medan, Metro24sumut.com

Dua tersangka pelaku penganiayaan  secara bersama – sama terhadap seorang oknum Kepala Lingkungan ( Kepling) di lingkungan 1, Kelurahan Pasar Merah Barat, Mikhael Fransisco Purba ( 29 ) berhasil ditangkap tim anti bandit (Tekab) Polsek Medan Kota.

Kedua tersangka merupakan Ayah dan anak menjalani pemeriksaan sebagai tersangka untuk proses hukum lebih lanjut.

Tersangka inisial AL ( 62) bersama anaknya inisial AFL (35) warga jalan Tapian Nauli, Kelurahan Pasar Merah Barat kecamatan Medan kota dilaporkan oleh korban Nomor: LP / 411/ X / 2021/ Polsek Medan Kota, Tanggal 14 Oktober 2021.

Berdasarkan laporan itu, kedua tersangka pun ditangkap oleh petugas Tekab Polsek Medan Kota, dimana tersangka Al ( 62) ditangkap pada hari Sabtu 16 Oktober 2021 sekira pukul 23.00 Wib, dan AFL ( 35) pada hari Minggu tanggal 17 Oktover 2021 dari rumahnya.

Kapolsek Medan Kota, Kompol M Rikki Rahmadhan, SIK,MH melalui Kanit reskrimnya Iptu Asrol Efendi Rambe, SH membenarkan penangkapan kedua pelaku penganiayaan yang merupakan Ayah dan anaknya tersebut.

Iptu Asrol Efendi Rambe, SH menjelaskan ihwal kejadian bermula ketika Korban yang saat itu ditemani seorang tukang (pekerja bangunan) sedang melaksanakan tugas dari pimpinanya untuk membuat taman di TKP yang berada dijalan Sayum Simpang Laubeng Klewang, Kelurahan Pasar Merah Barat, Kecamatan Medan Kota, pada hari Kamis 14 Oktober 2021 sekira pukul 14.45 Wib.

Saat sedang bekerja, melintas pelaku AL dan melihat korban membuat taman diareal itu, pelaku AL merasa tidak terima ada pekerjaan ditaman tersebut dan mengatakan dirinya yang selama ini membersihkan tanah tersebut.

Maka terjadilah cekcok antara korban dengan pelaku AL, selanjutnya pelaku AL pergi kerumahnya dan datang kembali ke TKP bersama anaknya AFL untuk mengingatkan kembali agar menghentikan pembuatan taman itu, karena dirinya akan membuat warung dilahan tersebut.

 

” Selanjutnya dengan agak emosi pelaku AFL menjatuhkan batu bata dan pasir keparit. Merasa tidak terima perlakuan pelaku, korban pun mendorong dan memiting leher pelaku, dan terjadilah pergumulan dan saling jambak diatas pasir. Melihat hal tersebut pelaku AL dari posisi belakang korban dengan kedua tangannya menarik korban dibagian wajah dan dengan tenaga yang kuat sehingga jari tangan AL mencakar wajah dan bahkan mencolok mata kiri korban, tidak lama lalu warga menyaksikan kejadian itu pun berdatangan untuk melerai mereka, ” ujar Iptu Asrol Efendi Rambe, SH kepada wartawan, Rabu (20/10/21).

Berdasarkan laporan resmi korban itu, polisi menangkap bapak dan anak itu di rumahnya. Kini keduanya telah mendekam di sel Polsek Kota,kedua tersangka telah diamankan karena terbukti melakukan penganiayaan berdasarkan bukti visum dan keterangan saksi.

 

“Kasusnya sudah kita proses, keduanya sudah kita amankan, kepada kedua pelaku kita akan jerat dengan pasal 170 ayat 1 Jo Pasal 351 ayat 1 KUHPidana,” terang Kanit Reskrim Polsek Medan Kota, Iptu Asrol Efendi Rambe, SH

(Evi)

  • Bagikan