Sepakat Berdamai, Dinas Pendidikan Kota Binjai Mediasi Guru Honorer yang Tak Digaji 

  • Bagikan

Binjai, Metro24sumut.com

Kepala Dinas Pendidikan Kota Binjai, Sri Ulina Ginting lakukan rapat mediasi antara Kepala SMP Negeri 14 Binjai Edi Salim Chaniago dengan guru honorer bidang agama kristen, Tety Maretty Br Sihombing.

Rapat mediasi dilakukan terkait gaji Tety Maretty yang tak kunjung dibayar selama hampir 2 Tahun mengajar sebagai guru honorer agama Kristen di SMP Negeri 14 Binjai. Mediasi dilakukan di kantor Dinas Pendidikan Binjai, Rabu (3/11/2021)

Menurut sumber yang diperoleh dari tokoh masyarakat, Marihut Simarmata menjelaskan ada mis komunikasi antara Kepsek SMPN 14 Edi Salim Chaniago dengan Guru honor bidang Agama Kristen, Tety Mariatty Sihombing yang diduga hampir 2 tahun tidak menerima upah dan sempat menjadi viral dibeberapa media massa dan di media sosial belakangan ini.

“Viralnya berita dan video tentang gaji honorer hampir 2 tahun tak dibayar yang telah menyentuh perhatian  Yayasan Pendidikan Bidadari Kota Medan unt peduli sehingga turun untuk melihat Tetty Mariatty dan memberikan bantuan bahan pokok dan dana untuk membantu ekonomi Tety.”ucap Marihut juga anggota Kordinator LSM GATWAMTRA Kota Binjai.

Lanjut Marihut, kepedulian pihak lain, mendorong Kadis Pendidikan Kota Binjai, Sri Ulina Ginting melakukan mediasi dan berhasil membuat kedua belah pihak sepakat untuk melakukan perdamaian.

Dalam perjanjian perdamaian tersebut disebutkan ada bereapa poin perjanjian yang telah disepakati.

Marihut yang juga berprofesi wartawan ini menyebut beberapa poin yang menjadi tanggungjawab Kepala Sekolah SMPN 14 Binjai kepada Tety yakni;  1. Kepsek mengatifkan kembali Dapodik Guru Honor Agama Kristen atas nama Tety Mariatty Sihombing dan yang ke 2. Kepsek akan memasukkan kembali gaji honor Tety mulai dibuatnya perjanjian ini  dan 3. Kembali membuat absensi Tety di mulai Tahun 2021 serta, 4. Akan memberikan gaji honor yang terdahulu tapi tidak keseluruhan.

” Kepala SMP Negeri 4 Kota Binjai bersedia memberi sejumlah dana penganti honor  sebagai rasa kemanusiaan” ungkap Marihut.

Dan diketahui saat ini kedua belah pihak sudah saling memaafkan dengan berjabatan tangan dan selalu berkoordinasi setiap kinerja yang diberikan Kepsek SMPN 4 Binjai.

TRP

  • Bagikan