Warga Desa Sei Sejenggi Sebut PT Inti Sawit Milik “M” Dikenal Pabrik Kolak

  • Bagikan

Serdang Bedagai, Metro24sumut.com

Masyarakat Desa Sei Sijenggi sebut Pabrik PT Inti Sawit yang berada di Desa Sei Sijenggi Kecamatan Perbaungan Kabupaten Deliserdang di Jalan Medan  – Tebing Tinggi dengan sebutan pabrik kolak.

Pabrik inti sawit disebut pabrik Kolak karena Pabrik ini mencampur inti jelek dengan inti bagus, makanya kami warga sekitar yang tak mau disebut identintasnya menyampaikan kepada awak media ini, Senin (8/11) ” kami lebih mengenal pabrik kolak “”.

Baru – baru ini juga pabrik kolak di demo warga yang khususnya emak – emak, Senin ( 1/11) karena pabrik Inti Sawit ( Kolak ) membuang Limbah yang sangat menggangu pernafasan di sekitar parit di pemukiman warga Dusun 2 Desa Sei Sijenggi.

Kepala Desa Sei Sijenggi Sutarman saat dikonfirmasi awak media ini Via telepon selular terkait sebutan pabrik Inti Sawit yang dikenal pabrik Kolak yang berada di Dusun 2 Desa Sei Sijenggi tempatnya bertugas ” saya gak paham pabrik kolak ini apa karena saya gak pernah mendengar. tapi kalau warga saya menyebutnya demikian nanti kami dari pihak Desa akan mengecek aktifitas pabrik PT INTI SAWIT yang disebut Pabrik Kolak “, ungkapnya.

Karena selama saya menjadi Kepala Desa saya belum pernah masuk dan melihat kedalam pabrik, kalau setahu saya itu pabrik penggilingan inti sawit menjadi PKO, dan untuk ijin operasinya saya juga selama ini kami belum mengetahui apa ijin pabrik tersebut.

Dan sampai sekarang saya sebagai Kepala Desa  belum pernah ketemu sama pihak pabrik PT Inti Sawit.

Tak hanya itu saja pabrik ini juga menjual Inti yang menurut infonya menjual barangnya di salah satunya Pabrik Musimas di Medan dan luar kota  MNA yang berada di Kuala Tanjung di Asahan diduga mengunakan PT yang Ada di Negeri lama ( PT Sawita  Unggul Jaya ), info ini didapat dari orang dalam yang tau mau disebut namanya.

Awak media ini juga mencoba untuk mengkoordinasi kepada pihak pengelola pabrik yang di sebut PT Inti Sawit yang diketahui milik orang Thiong hua berinisial “M”, terkait limbah dan ijin operasinya tetapi saat di sambangi pintu tertutup dan tak terbuka.

Sumber Raiyan

  • Bagikan