Diduga Belum Mengantongi Izin, Binjai Milenial Market Terancam Ditutup

  • Bagikan

Binjai, Metro24sumut.com

Acara pembukaan atau Grand Opening Binjai Milenial Market di lapangan Asrama 121,Kecamatan Binjai Utara tepatnya simpang kebun lada Kota Binjai Sumatera Utara menuai protes dan Polemik usai penampilan penari penari waria berbusana terbuka,Sabtu (13/11/2021).

Acara itu menimbulkan kerumunan ditengah pandemi covid 19 yang belum berakhir,bahkan ribuan pengunjung termasuk anak anak tidak ada menggunakan masker karena tidak adanya peraturan protokol kesehatan yang diberikan pihak pengelola.

Selain itu,adanya kolaborasi antara Pemerintah Kota (meningkatkan pendapatan PAD) menimbulkan protes di kalangan masyarakat dan menjadi perhatian tokoh agama Ustad Usman Penggagas Forum Dakwah Islam indonesia (FORDI) warga Kelurahan Tangsi Lingkungan 3 Kecamatan Binjai Kota.

Pasalnya ustad Usman melihat langsung dan kegiatannya pun viral dimedia sosial,sampai menimbulkan keributan di kalangan masyarakat.

Didalam kegiatan yang disebut sebut binjai milenial market dengan menampilkan tari-tarian yang tidak senonoh,bisa dilihat dari pakaian,goyangannya sangat tidak bermoral, tidak mendidik,apalagi dekat masjid dan ini sangat berbahaya untuk generasi muda khususnya warga kota binjai.

“Apapun jenis kemungkaran itu sangat bertentangan dengan konsep – konsep islam, mungkin agama yang lain juga sama tidak menyetujui adanya kemungkaran,apalagi adanya lukisan mirip presiden RI yang berada didinding kamar mandi (itu penghinaan)dan sempat menimbulkan kerumunan dimasa pandemi covit-19.”ujar penggagas FORJI Kota Binjai ustad Usman.

Lanjutnya Binjai Milenial Market ini program atau kegiatan skala ringan (kecil),bukan program Nasional.

“Jadi jangan untuk mengambil simpatik dilukis gambar menyerupai presiden RI didinding kamar mandi (toilet),apalagi tidak ada ijin dari bapak Presiden RI,sampai sampai menimbulkan kerumunan, dan untuk meningkatkan PAD kita sangat mendukung,” ungkap ustad Usman.

Ustad Usman meminta kepada Polri segera jemput bola dan menutup Binjai Milenial Market dan periksa pengelola yang membuat Binjai tidak kondusip karena firalnya lukisan mirip bapak presiden RI didinding toilet dan mengakibatkan orang menjadi berkumpul dimassa pandemi covit-19,kami saja berdakwah masih terbatas dan tetap mengedepankan protokol kesehatan.

Ket. foto: Ribuan pengunjung beserta anak anak tanpa ada mengunakan masker

Ditempat terpisah, Kadis Perijinan Pemko Binjai, Ismail Ginting mengatakan
bahwa izin yang didaftarkan pengelola Binjai milenial market melalui online belum efektif.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Binjai H.Noor Sri Alamsyah Putra,ST meminta management Binjai Milenial Market segera menghapus gambar atau karikatur mirif presiden Jokowi segera dihapus.

“Kita sudah  minta melalui dinas parawisata, foto yang mirip Pak Jokowi itu dalam 2 jam ini harus di hapus dan besok kami RDP kan”. ujarnya.

Diminta tanggapannya melalui via WathsApp kepada Wakil Walikota Binjai Rizky Yunanda Sitepu yang turut hadir di grand opening BMM sampai saat ini dibaca, tapi tidak direspon.

Kapolres Binjai AKBP Ferio Sano Ginting ketika dikonfirmasi mengatakan terkait izin tersebut,terkait dengan Izin keramaian, Polres Binjai tidak ada mengeluarkan izin.

“Masih kita dalami bang,kami akan kabari kalau sudah terkumpul datanya, terimakasih,”tulis Kapolres Binjai melalui pesan WhatsApp,Selasa (16/11/21).

TRP

  • Bagikan