Diduga Bermasalah, BumDes Siamporik Maju Sejahtera Mangkrak

  • Bagikan

Labura, Metro24sumut.com| Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Siamporik Maju Sejahtra dikecamatan kualuh selatan, kabupaten Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara, di Desa Siamporik, Dusun Bukit Dame, tampak mangkrak dan memprihatinkan karena diduga kuat pengelolaannya tidak tepat guna.

Dilihat dari bangunan dilapangan secara langsung, bangunan BumDes yang diketahui baru didirikan pada awal tahun 2021 dengan fisik bangunan banyak menggunakan bahan dari triplek yang dilapisi cat putih dengan beralaskan lantai semen. Terlihat juga bangunan kamar mandi yang tidak terawat, kotor dan sebahagian bahan materilnya sudah mulai rusak sehingga terlihat sangat memprihatinkan, dan ditambah ada bangunan tiang tower pemancar jaringan Internet yang juga diduga seperti tidak berfungsi.

Melihat BumDes Siamporik Maju Sejahtera yang mangkrak dan memprihatinkan ini, awak media melakukan investigasi langsung, menelusuri dan menghimpun sebuah informasi dari lokasi tempat berdirinya bangunan itu, ternyata berada pada lahan milik orang lain yang berdomisili tidak jauh dari lahan berdirinya BumDes. Bahkan, lahan tempat dibangunannya BumDes yang tampak seperti kios berukuran 2 x 3 meter ini masih berstatus sewa dari pemilik lahan dengan harga sewa sebesar Rp 10 Juta/tahun dan telah dilunasi selama tiga tahun sejak tahun 2021.

Lanjut berdasarkan beberapa informasi yang diperoleh, terbongkar bahwa BUMDes Siamporik Maju Sejahtera ini sudah dibentuk pada tahun 2018 silam, dan sudah mendapat kucuran dana anggaran pendirian dan pengembangan BumDes dari Desa berkisar Rp 151 Juta.

Tidak sebatas itu aja, diketahui pada Tahun Anggaran 2020, BumDes yang dimaksud juga mendapat kucuran bantuan dana dari pos anggaran penyertaan modal Desa Siamporik sebesar lebih kurang Rp 164 Juta. Walaupun mendapat bantuan dana dari Desa, terkesan BumDes itu masih belum beroperasi hingga sekarang.

Menurut beberapa keterangan masyarakat setempat yang ditemui wartawan belum lama ini, mengaku tidak pernah tahu ada BumDes disana, serta tidak pernah terlihat beroperasi. “Kalau kudengar BumDes itu ada, namun tidak tahu yang mana. Cuma bangunannya saja yang saya lihat dan bangunan itu baru dikerjakan pada tahun ini (2021-red),” jelas warga yang tidak mau namanya disebutkan.

Awak Media mencoba mengkonfirmasi Ketua BumDes Siamporik Maju Sejahtera Iskan, melalui telepon seluler, menyebutkan tidak tahu menahu persoalan pengelolaan dana BumDes yang dikucurkan sejak tahun 2018 hingga 2020. “Kalau abang mau tanya anggaran BumDes dari tahun 2018 hingga 2020, kok kurasa abang tanya langsung aja ke Kepala Desa. Aku tidak tahu menahu soal itu, karena kalau aku bang baru menjabat sebagai Ketua BumDes itu, tahun 2021 ininya,” akunya.

Disinggung soal Surat Keputusan (SK) yang diterimanya pada tahun 2021 ini, pemuda yang juga bekerja pada perusahaan pembiayaan itu berjanji akan menunjukkannya saat waktu dia sedang tidak sibuk. Karena dia beralasan, pada akhir tahun pekerjaan dia di perusahaan pembiayaan itu cukup banyak, sehingga memiliki waktu bekerja cukup padat. “Dalam waktu dekat ini bang, akan saya upayakanlah jumpa dengan abang sambil menunjukkan SK saya ya,” katanya.

Sayangnya, hingga berita ini naik cetak, pengakuan yang dibuat Ketua BumDes tak kunjung untuk menunjukkan SK yang dia terima sebagai Ketua BumDes yang ia janjikan.

Sementara, Ketua BPD Siamporik, Said Munthe yang ditemui wartawan, Sabtu kemarin, tidak jauh berbeda keterangannya dengan Ketua BumDes, Iskan. Dia juga menuturkan hal yang sama, tidak tahu menahu soal BumDes tersebut.

Sepengetahuan pria yang baru dilantik sebagai Ketua BPD pada akhir tahun 2019 ini, BUMDes itu baru dilaksanakan pada tahun 2021. “Memang pernah ku tanyakan sama si Iskan soal BumDes, dibilangnya,’ aku tak tahu pak!’. Di suruh Kepala Desa buat rekening, ya ku buat. Setelah ku tarik uangnya, ya sama Kepala Desa lah uang itu,” beber Said menirukan ucapan Ketua BumDes ketika ditanyanya sekitar beberapa tahun lalu setelah dia telah dilantik.

Meski demikian, diduga Ketua BPD Said Munthe pada tahun 2021 memperoleh kucuran dana anggaran kembali dari penyertaan modal BumDes Siamporik Maju Sejahtera, Desa Siamporik berkisar Rp 183 Juta. (TT)

  • Bagikan