Hati- hati Modus Penipuan Jual- Beli Mobil Di Medsos, Sudah ada Korbannya…

  • Bagikan

Luwu Utara, Metro24sumut.com| Kembali Dugaan tindak pidana penipuan dilancarkan oleh OTK (Orang Tidak Dikenal) dengan bukti transfer berkedok jual mobil di facebook yang terjadi pada hari Selasa 19 Oktober 2021 Kejadian itu berlokasi di Masamba Luwu Utara Sulsel belum lama ini.

Korban penipuan, Agusriadi mengaku dirinya telah menjadi korban dugaan tindak pidana penipuan yang kejadiannya berawal karena mamposting di facebook tepatnya di marketplace untuk mencari mobil grandmax.

Dilansir dari Jelajahperkara.com Agusriadi menceritakan kronologis kejadian yang menimpaya pada Jum’at (4/12/21) melalui selulernya sekitar pukul 12.00 Wita.

Dikatakannya ada seseorang tidak dikenal mengomentari postingan Agusriadi untuk menawarkan mobil teman nya dengan harga 70.000.000. Lalu Agusriadi dikenalkan dengan seorang pria dengan atas nama Rahmat.

Agusriadi pun setuju dan sepakat untuk melihat kondisi mobil tersebut. Setelah melihat mobil tersebut Agusriadi di telpon oleh Rahmat untuk mentransfer uang senilai Rp.51.500.000 juta.

Percaya perkataan para pelaku,  Agusriadi pun mengirimkan uang tersebut ke rekening atas nama Nur Santi.

Selanjutnya Agusriadi mengkonfirmasi pengiriman dana yang ditransfer telah masuk kedalam rekening atas nama Nur Santi,  pemilik mobil atas nama Rahmat justru mengatakan tidak mengetahui hal tersebut dan selanjutnya menutup pembicaraan.

Setelah di konfirmasi bahwasan nya uang mobil tersebut sudah di transfer, namun pemilik mobil mengatakan tidak mengetahui hal tersebut sehingga Agusriadi yang merasa ditipu melaporkan kasus tersebut ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) . Polres Luwu Utara untuk penyelidikan lebih lanjut.

“Saya pasang iklan di marketplace cari mobil bekas pada tanggal 19 Oktober, saya di hubungi. Pak rahmat melalui telp wa . Apa betul bapak mencari mobil ?.ya saya, jawab saya. Dia pun menawarkan kalau dia punya mobil grandmax tahun 2015 dengan harga 70 . Saya menawar , cek dulu mas barangnya.Pak rahmat bilang kalau unit ada di desa Sabang Luwu Utara sementara pak Rahmat ada di Morowali lagi sibuk sebagai kontraktor ngakunya , maka itu mobil di serahkan ke ipar atas nama Anita untuk mengurus mobil sekalian di suruh jual kan.” Kata Agusriadi.

Selanjutnya, *Sekitaran jam 3 sore saya cek unit dan saya nego 51 juta 500 ribu. Pak rahmat melalui whatspp menghubungi dengan mengatakan jangan kita tanya atau bocor itu harga ke iparku karna klo dia tau nanti uang itu di pinjam nya. Jadi uang itu langsung saja transfer ke saya atas nama Nursanti yang katanya itu rekening istrinya.Saya kirim uangnya setelah itu saya kirim foto struk bukti transfer, Wa saya di blok. Ternyata yang katanya ipar itu cuman disuruh mengaku saja dan mobil yang di posting Anita itu juga mobil orang.sungguh di saat itu juga saya langsung lemas” jelas Agusriadi.

Agusriadi yang merupakan korban dugaan tindak pidana penipuan tersebut sangat berharap agar pelaku segera di tangkap dan uangnya segera kembali.

Agusriadi juga sudah melayangkan surat kepada Presiden Jokowi melalui pos Indonesia untuk memohon, mencari keadilan sebab sudah satu bulan kasus yang menimpanya dan sudah dilaporkan di Polres Luwu tak kunjung ada kepastian hukum.

Agusriadi memohon agar kiranya ada yang berhati mulia membantu.

“Saya hanya seorang penjual sayur keliling. dan Unang yang saya transfer ke pelaku yang pinjaman ke Bank dengan menggadaikan surat tanah, berpenghasilan tidak menentu dan punya 4 orang anak yang masih butuh biaya ibuku juga lagi sakit2an bahkan saya beranikan diri mengadu ke presiden masalah ini karna berat sekali bagiku itu juga uang saya ambil dari Bank KUR.” Harapnya.

Sampai berita di tayangkan belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian Polres Luwu Utara Polda Sulsel.(Neng/Evi)

  • Bagikan