Pemerintah Kabupaten Langkat Diduga Tutup Mata , PT Thong Langkat Energi Rugikan lahan sawit Milik 3 Desa Hingga Mencapai Milyaran Rupiah

  • Bagikan

Langkat, Metro24sumut.com| Kecewa terhadap  Proyek PT. Thong Langkat Indonesia yang berada di Desa Kuta Gajah, Kecamatan Kutambaru, Kabupaten Langkat, puluhan warga yang didominasi kaum ibu-ibu lakukan aksi protes di lokasi proyek PT. Thong Langkat Energi, Kamis (9/12/21) sekitar pukul 09.00 WIB.

PT. Thong Langkat Energi ini bergerak dalam bidang energi listrik yang saat ini menjadi daya listrik di Wilayah Kecamatan Kutambaru dan Kecamatan Bahorok Kabupaten Langkat.

Akibat adanya proyek energi listrik dari PT. Thong Langkat Energi membuat lahan sawit di 3 Desa yang ada di Kabupaten Langkat terendam air hingga mencapai 8 meter, dampak dari bendungan sungai Wampu yang Mereka Lakukan.

Hal ini membuat Masyarakat Desa Kuta Gajah terkhusus kaum ibu-ibu kecewa dan marah. Akibatnya lahan sawit milik mereka gagal panen hingga mencapai kerugian ratusan juta.

Gbr. Masyarakat Desa Kuta Gajah terkhusus kaum ibu-ibu kecewa dan marah

Sementara itu, pihak PT. Thong Langkat Energi ketika dikonfirmasi Terkait hal tersebut enggan memberikan komentar.

” Saya tidak bisa memberikan komentar Pak, saya hanya bagian administrasi,” ucap Heri kepada awak media

Menurut informasi dari salah satu warga yang protes mengatakan, masalah ganti rugi 5 tahun silam, pihak PT. Thong Langkat Energi mengganti rugi atas lahan warga yang gagal panen dengan nominal 12.000.000,-/ Rante, namun kenapa saat ini warga hanya menerima tawaran hasil ganti rugi senilai 6.000.000,/rantai. “Ini yang membuat ami kecewa, marah hingga melakukan aksi protes”.ucapnya

Dan saat ini lahan mereka terendam Air sampai saat ini pihak dari PT. Thong Langkat Energi belum juga mengganti rugi, lahan sawit Milik masyarakat sehingga warga 3 Desa Marah dikernakan tidak dapat penghasilan hingga tidak bisa memenuhi kebutuhan hidup dan biaya anak sekolah.

Mereka menilai Pemerintah Kabupaten Langkat diduga melakukan pembiaran ,karena permasalahan ini sudah berjalan lama tapi tak kunjung Selesai juga.

Masyarakat desa Kuta Gajah berharap Kepada Bupati Kabupaten Langkat Bapak Terbit Rencana PA menghentikan Proyek tersebut yang telah merugikan Masyarakat,dan menyengsengsarakan Masyarakat.

Saat di Konfirmasi prihal Proyek PT Thong Langkat Energi ,anggota DPRD Sumatera Utara komisi A Rudi Alfahri Rangkuti SH ,MH mengatakan, meminta kepada masyarakat 3 Desa dan 2 Kecamatan Kutambaru & Bahorok, untuk membuat Surat Keberatan Atas Proyek PT Thong Langkat Energi yang merugikan Masyarakat. Dan di sampaikan ke DPRD Sumatera Utara Untuk segera di Sikapi dan di Tindak Lanjuti agar Pihak dari PT Thong Langkat Energi mengeluarkan Ganti Rugi terhadap lahan Sawit Milik 3 Desa yang terancam Gagal Panen.

Turut Hadir Dalam Aksi Protes Tersebut Danramil Bahorok,Kapolsek Bahorok AKP B Ginting,dan Camat Kutambaru Edi S.

Sumber : Rendy
Ed.   TRP

  • Bagikan