Pengulangan Penetapan R – APBD Labura Tahun Anggaran 2022 “Batal” !

  • Bagikan

Labura,metro24sumut.com I Penetapan dan pengulangan Rancangan Anggaran Perbelanjaan Daerah (R-APBD) Labuhanbatu Utara (Labura) Tahun Anggaran (TA) 2022, yang sudah melalui proses pembahasan Badan Musyawarah (Banmus) dan Pimpinan Dewan Senin (13/12) dengan hasil musyawarah menetapkan paripurna kembali digelar Selasa (21/12).

Pengulangan Penetapan dan Pengesahan R-APBD Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) tahun anggaran 2022, dikarenakan tidak memenuhi kuorum rapat paripurna sebanyak 2/3 persetujuan dari 35 Anggota Dewan, dari Paripurna yang pertama Rabu (1/12).

Hasil laporan sidang paripurna penetapan R-APBD Labura tahun anggaran 2022 yang pertama kali dikirim tersebutlah, maka keluar surat dari Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi, tertulis dalam Plt. Sekretariat Daerah Sumut, H. Afifi Lubis, SH, jumlah kehadiran anggota Dewan cuma 18 orang, sehingga diminta mengulang paripurna yang dihadiri setidaknya 24 anggota Dewan.

Menurut pantauan wartawan metro24sumut.com, digelar kembalinya sidang paripurna Penetapan R-APBD Labura 2022 kembali menemukan jalan buntu. Sebab, sesuai hari dan jadwal diulangnya kembali paripurna menurut informasi langsung dari Ketua DPRD Labura, jatuh pada hari dan tanggal, selasa (21/12) pukul 10.00 sampai dengan selesai.

Tapi sangat disayangkan, sampai waktu tersebut, para anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) labura terhormat baru hadir 9 orang disidang paripurna pukul 10.45 wib. Akan tetapi Ketua DPRD Labura H. Indra Surya Bakti Simatupang, SH.,MKn, saat sudah ingin memulai rapat paripurna, barulah tiba anggota DPRD 3 orang diruangan sidang.

Namun, saat menyatakan akan memulai rapat paripurna Penetapan R-APBD Labura tahun 2022 yang langsung dipimpin Ketua DPRD Labura tersebut, saat mempersilahkan peserta paripurna anggota DPRD, Bupati, Wakil Bupati, dan Para Pimpinan OPD untuk memulai, dan mempertanyakan pada Kabag Persidangan T. Silaban.

“Kehadiran anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Labura, secara fisik 12 orang ketua.” Cetusnya ( Senin, 21/12/2021)

Menanggapi penyampaian yang disampaikan Kabag persidangan, Ketua DPRD Labura H. Indra Surya Bakti, SH., MKn, menscore persidangan karena tidak dapat dimulai karena belum memenuhi kourum 2/3 dari anggota dewan 35 orang, sampai 1 jam, dan akan dimulai tepat jam 12.00 wib.

Lanjut waktu score pertama sudah selesai dan dicabut, maka kehadiran anggota Dewan bertambah 2 orang lagi, jadi jumlah anggota dewan bertambah dalam sidang menjadi 14 orang.

Lagi-lagi tidak memenuhi kourum persidangan paripurna kembali discore oleh pimpinan sidang oleh Ketua DPRD Labura H. Indra Surya Bakti Simatupang, SH,. MKn, sampai 12.45 wib, namun sampai pada waktu score ke 3 ini tiba, jumlah anggota dewan masih tetap, dan tidak bertambah.

Maka dalam hal ini, Ketua DPRD Labura H. Indra Surya Bakti, SH., MKn, dengan nada berlapang data, menjelaskan berdasarkan surat tertulis Gubernur sumut, melalui Plt. Seketaris Daerah Sumut tersebut, dasar diulangnya Penetapan dan Pengesahan R-APBD Labura tahun 2022 dikarenakan tidak mencukupin kourum terselengaranya paripurna.

“ Maka dengan ini, sidang penetapan dan pengesahan R-APBD Labura tahun anggaran 2022 yang sebelumnya sudah kita kirim keprovinsi, namun saat disana mereka melihat kurangnya kehadiran kawan-kawan anggota DPRD saat paripurna hanya 18 orang. Dan dalam hal itulah, kita disuruh mengulang selambat-lambatnya (17/12). Namun karena kesibukan anggota dewan yang banyak, maka kita diberikan batas waktu (21/12).” Menjelaskan, pada peserta paripurna.

Lanjutnya, semoga kejadian ini adalah kejadian yang pertama dan untuk yang terakhir kalinya ada dikabupaten labuhanbatu utara. Dan kiranya kedepan, sebagai anggota Dewan kita tidak putus komunikasi, dan silaturahim. Sebab selaturahim, merupakan hal yang baik dan harus tetap dijaga, karena itu merupakan perbuatan yang baik.

Anggota DPRD labura, H. Syahrun Efendi Munthe, SH, Ketua Fraksi PDIP yang tidak hadir pada saat pengulangan paripurna, saat di konfirmasi media melalui telepon selulernya, menanggapi batalnya penetapan dan pengesahan R-APBD Labura 2022 mengatakan, “ bah, begitu ya..,” ucapnya sembari tertawa.

Sejak Labuhanbatu Utara (Labura) dengan motto “ Basimpul Kuat Babontuk Elok” ini terbentuk, kurang lebih 13 tahun baru inilah kejadian Penetapan dan Pengesahan R-APBD Labura “ Batal”, yang sangat mencoreng Capstion “Labura Hebat”, yang mana sebelumnya Ketua DPRD Labura H. Indra Surya Bakti Simatupang, SH., MKn menyampaikan pada wartawan metro24sumut.com (13/12), “Semuanya ini, demi kemaslahatan rakyat labura di tahun 2022.” Mengucapkan (TT)

  • Bagikan