Puluhan Mahasiswa dan Masyarakat Gelar Aksi Demo Dipengadilan Desak Mahendra Ditangkap !

  • Bagikan

Langkat, Metro24sumut.com | Sekelompok massa, yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat, menggelar unjuk rasa di depan kantor Pengadilan Negeri Stabat, Kamis (23/12/21).

Unjuk rasa yang digelar mulai pukul 11.00 wib ini terkait dengan ditangguhkan tersangka penyerangan dan perusakan serta penganiayaan.

“Kami meminta penjelasan kenapa tersangka pengrusakan dan penganiayaan di lepas atau di tangguhkan,apa alasannya,” tangkap Mahendra dkk,” kata koordinator aksi,Yudhi Pranata

Menurutnya,pihak Pengadilan Negeri Stabat tidak adil,tidak adanya penegakan hukum,pelaku dengan alasan tidak jelas diberikan penangguhan sedangkan Rasita Br Ginting sewaktu ditahan dan meminta untuk dilakukan penangguhan harus menunggu tiga bulan lamanya baru diberikan.

“Kami selaku Mahasiswa Sumatera Utara datang kemari prihatin atas kasus ini,sebab pelaku dengan alasan kepala rumah tangga diberikan penanguhan,itu alasan tidak logis,”terang Yudhi

Dalam aksi tersebut,Mahasiswa dan Masyarakat Desa Besilam meminta agar pelaku ditangkap kembali.

Menanggapi hal tersebut,Ketua pengadilan negeri Stabat As’ad Rahim Lubis SH.MH menyambangi mahasiswa dan menjelaskan terkait diberikan penangguhan terhadap Mahendra dkk.

“Kami sangat memahami,Bukan kami menangguhkan,tidak jadi karena tidak ditahan karena masih dalam proses persidangan dan bersangkutan juga koperatif dan perkaranya juga belum diputus masih dalam proses dan kami berharap agar keluarga dan masyarakat mempercayakan Majelis Hakim,kalau memang terbukti bersalah pasti akan ditahan,”tegas As’ad Rahim Lubis

Hal serupa juga dikatakan Kejari Langkat Muttaqin Harahap SH.MH,tersangka ditangguhkan adalah wewenang dan perkara ini masih dalam proses dan percayakan kepada Majelis Hakim bila terbukti bersalah pasti akan ditahan,bila lebih jelasnya permasalahan ini,saya tunggu teman teman mahasiswa diruangan saya,kita bisa berbicara baik disana,”ungkapnya

TRP

  • Bagikan