Penerapan Digitalisasi BPKAD Diklaim Maksimalkan Keuangan, Farianda Sinik: Keterbukaan Informasi Penggunaan APBD

  • Bagikan

Medan, Metro24sumut.com | Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mengadakan Sosialisasi Anggaran dengan Thema ” Refleksi Akhir Tahun 2021″ yang dilaksanakan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD)  Provinsi Sumatera Utara di  Bank Sumut, Selasa (28/12/21).

Kegiatan ini menghadirkan tiga narasumber pemerhati dan profesional dengan melibatkan para peserta dari BPKAD Kabupaten/Kota dan Badan, Lembaga juga BUMD dan Pekerja pers Sumatra Utara.

Sosialisi Refleksi Akhir Tahun 2021 membahas persoalan- persaoalan anggaran yang bersumber dari APBD dan pengalokasian anggaran PAD dalam menghadapi situasi anggaran dan persiapan menuju Sumatera Utara yang unggul dan bermartabat.

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) mengklaim bila penerapan digitalisasi oleh Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Sumut patut diapresiasi dan menjadi contoh bagi OPD lain.

Hal tersebut dikatakan Pj Sekda Pemprov Sumut Afifi Lubis saat membuka refleksi akhir tahun 2021 BPKAD Provinsi Sumatera Utara di Gedung Bank Sumut Jalan KH Zainul Arifin, Selasa (28/12/2021).

“Kita apresiasi BPKAD. Tahun ini kerja sudah maksimal. Pengesahan APBD 2022 tidak telat. Hasil audit BPK juga wajar tanpa pengecualian,” sebut Afifi.

Menurut Afifi, ketepatan pengesahan APBD Sumut 2022 dan juga predikat wajar tanpa pengecualian (WTP) pengelolaan keuangan Sumatera Utara dalam 7 tahun terakhir merupakan bentuk kinerja maksimal dari BPKAD.

“Saya harus katakan terima kasih kepada BPKAD, apa yang dilakuan tahun ini adalah kinerja yang maksimal. APBD tidak terlambat. Karena daerah yang terlambat dalam pembahasan APBD sangat beresiko,” katanya.

Afifi menilai, bila kinerja BPKAD tahun ini sangat maksimal. Afifi pun mendorong, agar berjalan sesuai tupoksi, tuntaskan tugas dan tanggungjawab sebagai pelayan masyarakat

“Bagaimana upaya kita mempercepat semua proses. Tidak ada memperlambat tempo atau frekuensi serapan kepada OPD,” tambah mantan Wakil Walikota Sibolga 2005-2010 itu.

Refleksi akhir tahun 2021 BPKAD ini dirangkai dengan diskusi, menghadirkan narasumber, antara lain Kepala BPKAD Sumut Ismael Sinaga dan Ketua PWI Sumatera Utara Farianda Putra Sinik

Selanjutnya, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumut Farianda Putra Sinik yang hadir sebagai narasumber, menyampaikan apresiasi kepada BKAD yang berani menggelar refleksi akhir tahun 2021. Karena hal itu merupakan keterbukaan informasi.

Ia mendorong agar keterbukaan seperti ini turut dilakukan dinas atau instansi pemerintah lainnya terhadap anggaran yang digunakan

“Kami berharap pejabat harus terbuka informasi. Apalagi soal APBD, yang dikelola itu uang rakyat, maka rakyat harus tahu,” kata Farianda.

Farianda berharap, kegiatan yang sama dapat diadopsi daerah Kabupaten/Kota lain serta OPD yang sama. Begitu juga dengan penggunaan digitalisasi soal keungan. Karena menurut Farianda penggunaan digitalisasi akan mampu mendongkrak memaksimalkan perolehan Pendapatan Asli Daerah. (Evi)

  • Bagikan