Ibu Gunakan Baju Daster Mengamuk di Toko Lapak Sepatu Minta Maaf

  • Bagikan

TEBINGTINGGI, Metro24Sumut com | Sempat viral di medsos dan diberitakan di media Online, wanita yang mengaku istri pejabat dari Kejaksaan Negeri Tebingtinggi akhirnya meminta maaf.

Permintaan maaf itu pun dibuat dalam video di Kantor Kejaksaan Negeri Tebingtinggi, dan wanita berbaju daster yang diketahui bernama Trifeni meminta maaf atas pengakuan dirinya yang merupakan istri dari Kajari Tebingtinggi.

“Dengan ini saya meminta maaf kepada bapak Kajari Tebingtinggi dan ibu yang sebesar-besarnya, karena dalam video viral di Facebook saya mengaku istri dari bapak Kajari,” ujar Trifeni didampingi Kasi Intel Kejari Tebingtinggi, Fahmi Jalil, Kamis (30/12/21).

Lanjut Trifeni, dirinya sendiri pun tak mengenal sama sekali siapa Kajari Tebingtinggi tersebut.

“Saya tulus meminta maaf sebesar-besarnya dan tidak akan mengulangi lagi,” cetus Trifeni.

Trifeni pun menegaskan, apabila dirinya mengulangi hal yang sama, ia bersedia diproses secara hukum.

Sebelumnya, video yang berdurasi 9.45 menit, wanita tersebut mengaku sebagai istri Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tebingtinggi.

Wanita yang menggunakan daster itu diketahui bernama Trifeni. Dan datang ke sebuah toko “Lapak Sepatu’ yang beralamat di Jalan Jenderal Sudirman Simpang Dolok, Kota Tebingtinggi, Sumatera Utara, pada Rabu 29 Desember 2021.

Sementara itu diberitakan sebelumnya, beredar viral di Facebook, video seorang wanita berpakaian daster di Kota Tebingtinggi, Sumatera Utara, marah-marah di sebuah toko sepatu.

Dalam video yang berdurasi 9.45 menit, wanita tersebut mengaku sebagai istri Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tebingtinggi.

Setelah ditelusuri, peristiwa tersebut terjadi di toko ‘Lapak Sepatu’ yang beralamat di Jalan Jenderal Sudirman Simpang Dolok, Kota Tebingtinggi, Sumatera Utara, Rabu (29/12/2021).

Dalam video terlihat wanita tersebut menunjuk-nunjuk dan menghina pegawai toko tersebut. Mereka pun terlibat perdebatan panjang. Diduga peristiwa berawal dari anak wanita tersebut.

“Dimanapun yang namanya pelayan, harus melayani dengan baik,” ujar wanita tersebut.

Kemudian, wanita tersebut menantang pegawai untuk memanggil pemilik toko. Ia menyebut penjual harus menghargai pembeli.

Para pegawai toko pun sempat meminta maaf kepada wanita tersebut. Namun, wanita mengaku istri Kajari tersebut tetap marah-marah.

“Iya minta maaf kami, minta maaf,” ujar pegawai toko berulang kali.

“Mana atasan kalian, saya telepon. Kalian penjual, jangan sok-sok begitu. Aku mau jumpa sama atasan kalian, panggil dia, saya tunggu disini,” katanya.

Pegawai toko kembali mengucapkan permohonan maaf kepada wanita yang terlihat semakin emosi itu. Pegawai mengaku mereka telah dimarahi atasan.

“Kami minta maaf, kami juga sudah kena marah sama atasan,” ujar pegawai tersebut.

Wanita memakai baju daster itu ngotot anaknya tidak melakukan kesalahan. Ia pun meminta nomor telepon pemilik toko dan mengancam akan memperpanjang masalah ini.

“Jalan macam-macam kalian. Panjang ini, ku panjangkan,” katanya.

Kemudian, ia mengaku ayah dari anaknya merupakan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tebingtinggi. Lalu, ia mengaku dirinya istri Kajari Tebingtinggi.

“Kalian tau bapaknya apa, Kajari Tebingtinggi. Biar kalian tau, Kepala Kejaksaan Negeri. Saya istrinya. Ayo, kalau gak percaya, saya bawa kalian kesana,” katanya.

“Jangan kalian usir-usir, kubeli sama toko ini semua pun bisa, biar tau kalian,” sambungnya.

Belum diketahui pasti apa penyebab keributan di toko sepatu tersebut. Diduga, permasalahan berawal dari anak wanita tersebut. Hingga pada akhirnya ibunya datang memarahi pegawai toko.

Sementara, Kasi Intelijen Kejari Tebingtinggi Fahmi Jalil membantah wanita dalam video merupakan istri atasannya.

“Sedang kita telusuri wanita dalam video tersebut,” ujar Fahmi, Kamis (30/12/2021). Heboh di Medsos, Seorang Wanita Ngaku Istri Pejabat Adu Mulut di Tokoh Sepatu

“Itu bukan istri Pak Kajari dan bukan keluarganya juga. Kami sedang menelusuri wanita dalam video tersebut,” pungkasnya.
(*)

  • Bagikan