BREAKING NEWS: Bentrok Pedagang Pekan Lelo Dengan  Satpol-PP Sergai Berakhir Robohkan Lapak Pedagang

  • Bagikan

SERGAI, Metro24Sumut.com. |
Masih dalam suasana Hari Jadi Kabupaten Serdang Bedagai Ke -18, ratusan pedagang Pekan Minggu Lelo kembali bentrok, dengan ratusan personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kabupaten Serdang Bedagai,(Sergai), di depan pintu masuk Pekan Lelo tepatnya dihalaman Kantor Dewan Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Desa Firdaus Kecamatan Sei Rampah Kabupaten Sergai, Sumatera Utara, Minggu (9/1/2022) Sekira pukul,14,30 WIB.

Kedatangan rombongan yang menaiki mobil Satpol-PP yang membagikan brosur himbauan itupun dihadang Para pedagang yang sebelumnya sudah menggelar dagangannya, pedagang yang notabene emak emak itu pun berteriak “Ini hari Ulang tahun Sergai ” jangan membuat sengsara rakyat. Kami pedagang tidak menggangu badan jalan, dan ditanah pribadi kalau mau menggusur itu pedagang yang memakan badan jalan, hidup pedagang Lelo teriak pedagang.

” Kami Masyarakat Sergai, jangan dizalimi, tolong bapak Camat yang terhormat beri kami ketentraman dan kedamaian jangan kami di larang mencari nafkah, kami bukan jual narkoba,” teriak ibu Ibu pedagang sambil menunjukkan Sepanduk yang bertuliskan KUHP 551 Dilarang masuk bagi yang tidak berkepentingan.

Sebelum melakukan aksi penggusuran Pekan Lelo, ratusan Satpol-PP menggelar apel kesiapan. Selanjutnya melaksanakan aksi dengan mencoba menembus barisan pedagang yang berdiri didepan pintu masuk Pekan Minggu Lelo.Pedagang pun menghadang dan terjadi benturan antara pedagang dan ratusan personel penegak perda itupun tak terelakkan.

Dalam situasi itu, tampak anak pemilik lapak Lelo dan beberapa pedagang diamankan Satpol-PP tersebut dengan di tarik paksa oleh personel Satpol-PP masuk kedalam mobil patroli Satpol-PP kabupaten Sergai.

Tak hanya itu, aksi yang dilakukan ratusan penegak perda kabupaten Sergai itupun berlanjut ke lapak para pedagang dengan merobohkan lapak pedagang yang terbuat dari kayu dan beratap seng
rata dengan tanah, spontan para pedagang pun melakukan perlawanan dan berteriak histeris.

Sementara itu, pemilik lapak Lelo ibu Misdaini ketika di konfirmasi Metro24Sumut.com diloksi terkait kerugian akibat lapak pedagang yang hancur mengatakan, belum tau dan belum ada laporan dari pedagang. Namun akibat dari peristiwa ini dirinya akan mengambil upaya hukum,dan akan melakukan kompromi dulu.

” Benturan hari ini yang terjadi antara pedagang dan Satpol-PP,  2 orang menantunya dan 3 atau orang pedagang saat ini dibawa ke Polres Serdang Bedagai,” katanya.

Misdaini menjelaskan bahwa 2 orang menantunya dan 3 pedagang dibawa ke Polres Sergai.

Selain itu, Ibu Misdaini mengaku, sebelumnya ada himbauan terkait Perda No 7 tahun 2018, dan pernah juga dilakukan mediasi.

” Untuk apa mediasi tanpa solusi,” sebut Misdaini.

Sementara itu di seputaran lokasi saat di konfirmasi Wartawan, Kabag Hukum Setdakab Serdang Bedagai Abdul Hakim Sorimuda Harahap, SH, enggan memberikan komentar. (*)

  • Bagikan