Damai itu Indah…. Tegas kepada Bawahan dan Bersahaja kepada Wartawan, Kapolres Batu Bara Kedepankan Persaudaraan  

  • Bagikan

Batu Bara, Metro24sumut.com | Sempat terjadi konflik salah paham antara oknum Polisi dan wartawan di Mako Polres Batubara, Kamis (12/1/22) pagi, dan akibatnya sebagai ganjaran terhadap oknum perwira Polres Batubara berinsial IPDA RBS harus menerima sanksi sidang kode etik dari Kapolres Batubara, AKBP Ikhwan SH.MH.

Selain tegas kepada bawahan,  AKBP Ikhwan SH.MH juga bersikap Arif dalam penuntasan konflik salah paham antara IPDA RBS dengan salah seorang wartawan, Fadli yang  berseteru saat dalam menjalankan tugasnya.

Dan untuk itu pula, AKBP Ikhwan SH.MH mengajak puluhan wartawan ngopi bareng (Ngobar) dalam temu ramah menuntaskan perselisihan yang sempat terjadi antara bawahannya dengan wartawan tersebut untuk saling mengakrabkan kembali hubungan kemitraan yang selama ini terjalin dengan baik.

Pertemuan itu pun digelar Jum’ at  (13/1/2022 ) di markas media warung Apresiasi Jalan Perintis Kemerdekaan Kota Lima Puluh Kab. Batu bara.

Kapolres Batu bara AKBP Ikhwan SH.MH. di dampingi Waka Polres Kompol Rudi Chandra SH.MH menyampaikan permohonan maaf kepada wartawan  khususnya kepada 29 awak media yang hadir ditempat itu.

AKBP Ikhwan SH.MH dalam sambutanya mengatakan permohonan maaf nya atas insiden yang terjadi antara salah seorang Awak media kepada seorang personil Polisi Polres Batu bara yang telah berkata tidak senonoh saat menjalankan tugas nya .

“Akibat perbuatanya saya sudah mengamankan dan memindah tugaskan personil Polisi tersebut ketugasnya yang baru , agar lebih bisa mendewasakan dirinya” ujar Ikhwan membuka pembicaraan.

Karena itu, Ikhwan berharap awak media dapat memaafkan dan memaklumi insiden tersebut adalah merupakan kesalahpahaman yang bisa saja terjadi kepada siapa saja sebagai manusia yang penuh kesilapan.

Meski begitu kata Ikhwan, Ia telah menghukum oknum tersebut sebagai sanksi atas perbuatannya

“Teman -teman Media, saya berharap agar bisa memaafkan dan mau memaklumi kejadian tersebut agar lebih menjalin keakraban kerjasama yang terbina selama ini bahkan sudah cukup baik antara media dan Polres Batu bara supaya terus terjaga” Ujar Ikhwan.

Dengan telah diprosesnya sanksi terhadap oknum bawahannya tersebut, Ikhwan yang dikenal sangat akrab kepada mass media berharap kejadian serupa tidak terulang kembali dan sebaiknya tidak mempengaruhi hubungan baik yang telah terbina selama ini.

“Sekali lagi kami atas nama Polres Batu bara berharap hal ini bisa di selesaikan dengan rasa ke akraban yang sampai sekarang berjalan dengan baik, agar tidak menjadi permasalahan yang serius dan kita kembali bersahaja seperti sebelumnya” harapnya.

Wartawan yang hadir menyambut baik ketulusan Kapolres Batu bara, Ikhwan S.H yang telah bersedia menindaklanjuti perselisihpahaman wartawan dengan oknum bawahannya secara Arif dan bijaksana.

Salah seorang wartawan perwakilan awak media, Solong  menyambut baik niat tulus Kapolres Batubara AKBP Ikhwan SH.MH.

” Kami akan tetap bekerja sama dan menganggap permasalahan ini hanya individu perorangan saja walau awalnya kami sempat merasa tersinggung karena seprofesi di lecehkan . Namun ini sudah disikapi dengan ke wibawaan sosok Kapolres yang bijaksana, maka kami menganggap ini sudah lah di selesaikan saja dengan aturan yang ada dan kami rekan yang lain tetap menjalin kerjasama yang baik kepada Polres Batu bara” tandas Sorong.

Dengan sudah tersampaikannya maksud dan tujuan pertemuan Ngobar wartawan- Polres Batubara, maka acara santai pun berlangsung baik dan mengedepankan prokes.

Sebelumnya, Oknum perwira Polres Batubara berinsial IPDA RBS mengancam pukul kontributor TV MNC Group, Fadly (35) yang hendak meliput kegiatan baksi sosial di Mapolres Batubara, Kamis (13/1/2022).

Fadli mengaku di intimidasi dan di caci maki oknum polres Batubara tersebut, saat dirinya bersama rekannya, Purnomo hendak menghadiri undangan Kapolres AKBP Ikhwan Lubis dan PJU dalam giat baksi sosial penyerahan bantuan tali asih berupa sembako dan kursi roda untuk warga kurang mampu di Desa Sumber Padi, Kecamatan Limapuluh.

Setibanya berjalan di depan ruangan SPKT, Fadli dipanggil IPDA RBS dengan nada keras. Namun karena waktu sudah mendesak, panggilan itu tak digubrisnya.

“Awalnya tidak saya gubris, tapi karena suaranya semakin keras maka saya hampiri,” kata Fadli.

Sedari awal Fadli sudah merasa tersinggung mendengar panggilan oknum perwira yang menjabat Panit di Resnarkoba tersebut karena bernada kurang bersahabat.

“Woi ! sini kau. Kau ! sini. Sok sibuk kau. Sibuk apa kau !,” Kata Fadli, menirukan panggilan oknum Polisi tersebut.

Saksi Purnomo yang melihat kejadian itu awalnya menduga keduanya sedanh bergurau.

“Awalnya aku kira cuma bergurau, karena aku lihat serius maka aku lerai biar tidak berkelahi,” kata Purnomo, menimpali.

Namun sikap arogansi IPDA RBS semakin menjadi. Diacungkannya kepalan tangan kanannya hendak melayangkan pukulan ke muka Fadli, sembari mengeluarkan kata-kata kotor dan tak sopan laiknya seorang perwira.

Fadli mencoba membela diri dengan bertanya apa salahnya. Oknum tersebut mengatakan “Jangan pura-pura tidak tau kau” sembari mengeluarkan kata-kata kotor.

Sikap arogansi oknum perwira ini juga menjadi perhatian PJU Polres Batubara. Namun Fadli merasa dirugikan atas cercaan, hinaan dan intimidasi oknum bersangkutan.

“Jelas saya tidak terima diperlakukan seperti ini, saya akan tempuh jalur hukum untuk mengadukan oknum tersebut ke Divisi Propam Polda Sumut,” kata Fadli, didampingi komunitas wartawan Wappress Batubara. (Evi/neng)

  • Bagikan