Sikapi Pernyataan Gubsu, Rizki Mardhatillah: Kita Tunggu Instruksi Selanjutnya

  • Bagikan

Langkat,Metro24sumut.com|KHAS Justicia melalui Staf Ahli Non Litigasi Rizki Mardhatillah bersama Aliansi Mahasiswa Langkat Anti Narkotika (AMANAT) menemui Gubernur Sumatera Utara H. Edy Rahmayadi dikantornya yang beralamat dijalan Pangeran Diponegoro Medan, terkait gagalnya penutupan Diskotik dan barak narkoba yang ada di Deli Serdang, Binjai dan Langkat, Kamis (13/01/2022).

Pada pertemuan tersebut, Gubsu akan bertindak tegas dengan adanya fasilitas peredaran Narkoba yang sudah menghancurkan generasi pemuda bangsa ini, khususnya di Sumatera Utara. “Saya tidak takut, Allah melindungi saya dan kita semua untuk berjuang secara bersama sama dalam memberantas Narkoba beserta para bandarnya”, tegas Gubsu.

“Saya berterima kasih kepada kalian sebagai pemuda yang resah atas maraknya peredaran narkoba, dan memberikan dukungan kepada kami selaku pemerintah daerah. Dukungan ini terus mengalir, menandakan rakyat sudah jenuh dengan perilaku para bandar narkoba”, lanjut Edi Rahmayadi yang sebelumnya menjabat sebagai Pangkostrad.

Ungkapan dan penjelasan Gubsu sangat disambut baik oleh Rizki Mardhatillah dan Agung Permana selaku Ketua Umum AMANAT beserta aliansi lainnya. Rizki Mardhatillah sangat mengapresiasi tindakan Gubsu sebagai kepala daerah provinsi yang sangat heterogen ini. “Sumatera Utara merupakan daerah yang penuh dengan sikap toleransi, keberagaman dan berdampingan segala aspek, sangat disayangkan jika keberagaman beserta generasi mudanya sangat mudah terjerumus penyalahgunaan Narkoba dan Zat Adiktif lainnya”, ucap Rizki

Ditempat yang sama, Rizki menambahkan, “Gubernur bersama dengan pihak Polri dan BNN selaku Aparat Penegak Hukum (APH), harus mampu memproyeksikan kewenangan dan kekuasaannya, apalagi tagline periode ini menciptakan Sumut Bermartabat, Bagaimana mau bermartabat kalau pemudanya tenggen semua??. Kita tunggu dalam tempo dekat, sikap Gubsu dalam menyelamatkan kami sebagai pemuda dan generasi selanjutnya, yang namanya narkoba sudah pasti merusak dan menimbulkan kejahatan baru”.

Hal senada turut disampaikan Agung, dalam penyampaiannya ia mengatakan bahwa, “Kami tentunya sedih melihat generasi muda yang kerap datang ketempat itu, lalu pulang dalam keadaan mabuk bahkan over dosis karena menjadi pencandu narkoba dan zat adiktif lainnya”.

“Tanpa mengurangi rasa hormat, seperti yang sudah ditegaskan oleh Rizki Mardhatillah, kami tetap menunggu apa intruksi selanjutnya dari Gubernur Sumatera Utara untuk menutup barak narkoba yang sangat bebas dalam transaksinya berkedok diskotik, seperti yang sudah tersebar di media sosial”, tegas Agung.(red)

  • Bagikan