News  

Aksi Jalan Kaki dari Tanah Karo- Medan, Stop Kriminalisasi ! Warga Minta Penegak Hukum  segera Tangkap Perambah dan Penyerobot Hutan Produksi Siosar

Karo, metro24sumut.com | Sempat menunda aksinya,  warga Desa Sukamaju di dampingi DPC Projo Kabupaten Karo melakukan unjuk rasa dengan aksi jalan kaki, selama 2 (dua) hari, Rabu (23/03/2022) sampai dengan Kamis (24/03/2022).

Massa warga memulai start kumpul di Makam Pahlawan  menuju Kantor Bupati Karo dan akan long March menuju Markas Polda Sumut,Kantor Kejaksaan Tinggi Sumut Medan dan GAKKUM LHK.

Hal ini diungkapkan oleh Kordinator Aksi Simon Ginting didampingi Kuasa Hukum Ginting Munthe Simantek Kuta Talunkuta Imanuel Elihu Tarigan,SH kepada wartawan saat berada di Makam Pahlawan Jalan Veteran Kabanjahe Sumatera Utara.

Kuasa Hukum Ginting Munthe Simantek Kuta Talunkuta Imanuel Elihu Tarigan,SH mengatakan,kalau tujuan mereka ke Medan adalah meminta agar Stop kriminalisasi dan segera tangkap perambah dan penyerobot hutan produksi Siosar dan secara tegas meminta pembatalan Peta Bidang Tanah Nomor 09/2019 (tanpa tanggal Desember 2020) atas nama PT BUK.

“Kami duga cacat adsminitrasi dalam pembuatanya dan bila tidak dikabulkan kami akan bertahan dan kami akan buat gerakan lagi agar ini di dengar oleh Presiden Pak Jokowi.”Ungkapnya.

Salah satu warga Desa Sukamaju yang ikut dalam gerakan ini Juda Sembiring berharap ada hati nurani bagi pemangku kepentingan untuk melihat kasus ini.

“Kalau kami sangat berharap ada hati nurani pemangku jabatan dan kami akan pamit kepada Bupati Karo Cory S Sebayang dan akan melanjutkan aksi kami ke Medan.”Ungkapnya.

Pantauan wartawan, Ratusan warga massa Desa Sukamaju di dampingi DPC Projo Kabupaten Karo melakukan makan bersama di depan makam Pahlawan lalu beranjak perlahan menuju Kantor Bupati dengan berjalan kaki untuk kemudian berlanjut ke Medan. (Dodi/Neng)