2 Pengedar Narkoba Diamankan Tim Polsek Kualuh Hulu, Diduga Narkoba berasal dari Kampung Baru

Labura, metro24sumut.com I Keberhasilan tim Polsek Kualuh Hulu mengamankan dua tersangka pengedar narkoba di wilayah hukumnya baru-baru ini sudah sampai pada tahap pengembangan di Polres Labuhanbatu.

Hal itu diketahui wartawan melalui Kanit I Satuan Narkoba Polres Labuhanbatu, Ipda Eko Sanjaya saat ditemui di seputaran Markas Polres Labuhanbatu, Kamis (24/03).

Dikatakannya, dari enam tersangka narkoba yang telah ditahan di Polres Labuhanbatu, dua diantaranya adalah hasil tangkapan tim Polsek Kualuhhulu, yakni Cay (35) yang diamankan dari Dusun 2 Kampung tengah, Desa Siamporik, dan HSM (39) diamankan dari kebun sawit warga Desa Damuli Kebun. “Saat ini masih dalam pengembangan bang,” ungkapnya.

Sementara, berdasarkan informasi yang diterima wartawan dari sumber yang layak dipercaya, barang haram milik dua tersangka itu berasal salah seorang berinisial H yang bermarkas di Kampung Baru, Kelurahan Aekkanopan Timur, Kecamatan Kualuh Hulu, Labura.

“Ini barang yang ada pada Cay, dan HSM berasal dari H, yang bermarkas di Kampung Baru Aekkanopan Timur, Kecamatan Kualuh Hulu. Jadi, mereka ini merupakan anggota atau Kaki si H ini, untuk menjualnya diwilayah ini pak,” jelas sumber yang tidak mau namanya disebutkan pada wartawan, Rabu (23/3).

Sayangnya, ketika Kanit Reskrim Polsek Kualuh Hulu dikonfirmasi wartawan, Jumat (25/03), tampak enggan mengungkap informasi sumber barang haram sabu-sabu yang dimiliki dua tersangka tersebut. Alasan dia, kasus itu masih dalam pengembangan.

“Benar kami (Polsek Kualuh Hulu-red) telah mengamankan 2 tersangka penyalahgunaan narkoba jenis sabu-sabu dan ini masih pengembangan bang. Terkait penangkapan 2 tersangka pengedar narkoba saat ini dalam proses pengembangan dan penyelidikan untuk dapat mengungkap sumber barang itu dari mana,” jelas Kanit tanpa memberi informasi asal muasal narkoba tersebut.

Ipda Gultom pun menjelaskan, Polsek tidak punya kewenangan dalam melakukan BAP terhadap para tersangka pelaku tindak pidana penyalahgunaan narkoba. Sebab, masalah narkoba ini merupakan kewenangan Polres Labuhanbatu.

“Masalah pengembangan saat kami melakukan pengembangan di TKP terhadap tersangka pengedar narkoba, itu tidak dapat kami sampaikan. Karena kami, masih melakukan pendalaman, pengembangan, penyelidikan, terhadap apa informasi yang kami dapatkan dari tersangka,” tegasnya

Lanjut Kanit Reskrim, Ipda Yuna Hendrawan Gultom, masalah infomasi yang disampaikan wartawan akan ditindaklanjuti. Tapi, masalah pengembangan lebih lanjutnya itu ada di Polres.

“Informasi yang abang sampaikan ke kami (Polsek Kualuh Hulu-red) , menjadi sebuah info yang kami butuhkan, dalam hal ini kami ucapkan terima kasih, dan akan kami tindaklanjutin untuk melakukan penyelidikan untuk dapat menemukan terduga bandar narkoba yang abang maksudkan dari sumber yang dapat dipercaya tersebut,” tutupnya.
(mtr24su/tt)