Bentrok, Pembersihan Areal Di Lahan PTPN-2 HGU No : 96 Desa Bangun Sari Dihadang Warga Penggarap

Deliserdang, metro24sumut.com | PT.Perkebunan Nusantara 2 (PTPN 2) lanjutkan pembersihan lahan memasuki hari 4 Kamis (24/03/2022) yang di mulai dari Senin  (21/03/2022) di hadang oleh puluhan warga masyarakat penggarap yang menduduki lahan HGU aktif PTPN 2 nomor : 96 Bangun Sari Kebun Bandar Khalifah.

Dalam pembersihan lahan di hari ke 4 ini terjadi  bentrokan antara pengamanan PTPN 2 dengan  masyarakat penggarap di lokasi,dan menimbulkan korban pemukulan, Asmar Benny (Stringer TV One) dan korban dari  PTPN 2 Amrisyah Harahap (SPP PTPN 2) dan Sumiran (security PTPN 2).

Humas PTPN 2 Rahmat Kurniawan menjelaskan  seputar bentrokan, sangat menyesalkan atas terjadinya bentrokan tersebut  dan berharap kedepan tidak terulang  lagi kejadian serupa.

Pada dasarnya masyarakat yang merasa keberatan karena tanamannya  belum menerima tali asih,namun begitu pun sudah banyak juga masyarakat yang menerima tali asih untuk penggantian tanaman masyarakat,PTPN 2 masih terus menginventarisir masyarakat yang bersedia untuk menerima tali asih atas tanaman mereka yang ada di atas lahan HGU tersebut,jelas Rahmat
Dengan mengerahkan lima unit alat berat,tim pembersihan yang di dukung  Serikat Pekerja Perkebunan (SPP) PTPN-2,Satpol PP Kabupaten Deli Serdang,Pengamanan Aset PTPN 2, Papam PTPN 2,Papam Distrik Rayon Selatan,dan PT.Nusa Dua Propertindo (PT NDP) untuk menjaga keamanan, melakukan pembersihan di areal yang  selama ini di usahai masyarakat sebagai areal tanaman palawija,dan pembersihan lahan ini akan terus berlanjut sebagai langkah optimalisasi Asset Perusahaan,jelas Rahmat.

Meski begitu,pihak PTPN-2 tetap mengakomodir permintaan masyarakat,sepanjang masih bisa di tolerir,” Kita tetap berusaha mengambil langkah-langkah persuasif,” jelas Rahmat,di Posko areal HGU No.96 Bangun Sari,Kamis (24/03/2022).

Menurut Rahmat,rencana areal HGU No : 96 Bangun Sari Kebun Bandar Klipa,tahap awal ini akan di jadikan areal tanaman tebu,untuk memperluas areal tebu PTPN-2. Di harapkan sekitar 200 hektar dari 300,6 hektar HGU No : 96 bisa segera di land-clearing untuk tanaman tebu.

Dalam kesempatan itu juga Ketua Umum Serikat Pekerja Perkebunan (SPP) PTPN-2 Ir.Mahdian Triwahyudi, SH.MHum mengatakan pembersihan lahan ini akan terus tetap di lakukan dan terus berjalan sebagai bentuk kepedulian Karyawan dalam menjaga areal HGU PTPN 2 yang di garap oleh masyarakat.

Kedepan lahan ini kembali kepada Negara yang nanti nya dapat berkontribusi positif kepada  ekonomi Kabupaten Deli Serdang dan Provinsi Sumatera Utara yaitu dalam jangka pendek akan di tanaman tebu,harap Mahdian.

Mempertahankan HGU merupakan harga mati bagi Karyawan PTPN 2, sehingga nanti nya PTPN 2 Jaya dan Karyawan Sejahtera,sebut Mahdian mengakhiri.(Dodi)