Harga Kebutuhan Pokok Naik Jelang Puasa, Terpaksa Pedagang Berjualan Keliling

Aceh Tenggara, metro24sumut.com | Jelang Puasa, harga sejumlah bahan kebutuhan pokok di Agra Kabupateb Aceh Tenggara mulai naik.

Anwar (54), salah seorang pedagang ikan asin yang terpaksa keliling dari kota cane ke Desa Lawe pakam perbatasan tanah Karo dan Aceh Tenggara mengaku, kenaikan harga kebutuhan pokok jelang puasa tahun ini lebih parah.

Pasalnya, hampir seluruh bahan-bahan kebutuhan pokok mengalami kenaikan secara merata.

“Tahun ini (kenaikan) paling parah, karena semuanya rata. Kayak kebutuhan pokok seperti ikan asin, hampir semua naik,” kata Anwar, Selasa (29/03/2022).

Dia mengatakan, sebelumnya menjelang bulan puasa, kenaikan yang terjadi hanya pada beberapa kebutuhan pokok saja.

Contohnya yang pernah menghebohkan adalah kenaikan harga telur, minyak goreng Namun tahun ini, kata dia, kenaikan harga tersebut hampir di semua bahan pokok.

“Dulu yang heboh cuma telur (naik), Sekarang ini kan barengan, minyak, terigu, bawang putih, sagu, dan ikan naik semua,” kata dia.

Tak mengherankan jika harga bahan lainnya yang bahan dasarnya mengalami kenaikan harganya pun turut naik. Misalnya bihun, kerupuk, hingga mie.

“Rata-rata naik semua. Bawang putih, terigu, sagu,minyak goreng semua naik,” ucap Anwar.

Namun yang lebih parah,Masih kata Anwar, kenaikan minyak goreng yang kini mencapai Rp 25.000 – 30.000 per liter.

Ditambah lagi, barangnya yang sulit didapat, membuatnya sebagai penjual turut kesulitan dalam menghadapi pembeli.

Kenaikan harga kebutuhan pokok sejak beberapa bulan lalu itu, kata dia, membuat dirinya terpaksa jualan keliling

“Saya berdagang keliling ke desa, sementara harga per 1 plastik asoy dijual hanya Rp 5000 perbungkus dalam sehari saya jual berkisar 20 bungkus Samapi dengan 30 bungkus sehari, dari hasil penjualan kesehariannya kalau habis saya bisa untung Rp. 50.000 sampai Rp.60.000 lepas kebutuhan sehari hari,” pungkasnya.

Anwar pun berharap agar harga-harga kebutuhan pokok yang selama ini semaunya naik segera turun.

Terutama harga minyak goreng yang melambung sangat tinggi dari biasanya.

“Maunya dinormalin aja, Utamanya minyak goreng, karena dengan naiknya harga minyak goreng pedagang ikan asin kewalahan untuk menjual, harapannya.

Penulis : Dedi Lbs