Sat Narkoba Polres Labuhanbatu Grebek Kampung Baru, 2 Terduga Pemakai Diamankan namun Bandar masih belum Tersentuh

Labura, metro24sumut.com | Satuan (Sat) Narkoba Polres Labuhanbatu menggrebek Kampung Narkoba yang berlokasi di Kampung Baru, Kelurahan Aek Kanopan Timur, Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labubanbatu Utara (Labura), Selasa (05/03) dini hari.

Penggrebekan tersebut berhasil mengamankan dua orang terduga pemakai narkoba, namun bandar yang disebut-sebut juga bermarkas disana masih belum juga dapat diringkus.

Hal itu diakui Kasat Narkoba Polres Labuhanbatu, AKP Martualesi Sitepu melalui Kanit I Sat Narkoba, Iptu Eko Sanjaya saat dihubungi wartawan via telepon seluler, Rabu (06/03).

“Iya bang, benar kita lakukan operasi penggrebekan disana (Kampung Baru-red). Kampung Baru itu sudah kita katakan kampung narkoba,” ucap Eko Sanjaya.

Dari penggrebekan itu, lanjut dia, Sat Narkoba telah mengamankan dua terduga pemakai narkoba. Namun, dari 2 terduga tersangka itu, 1 negatif dan 1 positif. “Untuk lebih jauh nanti, akan saya kirimkan rilis pernyataan Kasat Narkoba Polres Labuhanbatu, ya bang,” ungkap Eko pada wartawan.

Lebih jauh dia menjelaskan, bahwa pengamanan dan penangkapan dalam operasi penggrebekan disana, sama sekali belum membuahkan hasil yang maksimal. Sebab, sampai sekarang bandar narkoba disana, masih belum tersentuh sama sekali.

Sementara, pantauan wartawan di lapangan usai penggrebekan dilakukan, Kampung baru yang disebut-sebut oleh pihak Polres Labuhanbatu, sebagai kampung narkoba itu kembali beroperasi dengan pengawalan beberapa orang yang diposkan pada setiap simpang sebelum memasuki daerah Kampung Baru yang dijadikan informan jika ada pergerakan Polisi memasuki areal dimaksud.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPD LSM LPPN Labura, Bangkit Hasibuan, pun angkat bicara. Dia menyesalkan operasi Sat Narkoba Polres Labuhanbatu saat melakukan penggrebekan belum juga menuai hasil maksimal hingga dapat meringkus bandar yang disebut-sebut bermarkas disana.

Padahal, jelas dia, saat Kanit I Sat Narkoba, Iptu Eko Sanjaya ditemui bersama rekan-rekan wartawan terkait tindaklanjut dumas yang disampaikannya kepada Kapolres Labuhanbatu atas maraknya judi dan narkoba di wilayah hukum Polsek Kualuh Hulu, Eko mengaku telah melakukan pengintaian, dan telah mengantongi nama-nama terduga bandar narkoba disana dan menyuruh untuk dapat bersabar.

“Kemarin, sewaktu saya dan kawan-kawan media ke Polres Labuhanbatu mempertanyakan sudah sejauh mana mereka Menindaklanjuti surat permohonan saya untuk memberantas peredaran narkoba dan judi di wilayah hukum Polsek Kualuh Hulu, Kanit I, Pak Eko, mengatakan telah melakukan tindaklanjut pengembangan, seperti melakukan pengintaian dan sudah mengantongi nama-nama bandar besar narkoba disana,” jelas Bangkit kepada wartawan.

Sayangnya, tambah Bangkit, hasil pengembangan seperti pengintaian Polres Labuhanbatu yang sampai mengantongi nama-nama terduga Bandar, masih belum juga membuahkan hasil.

“Kalau terus begini kinerja pihak Polres Labuhanbatu, yang menurut saya belum bisa menangkap para bandar besar yang bermarkas di Kampung Baru ini, saya akan langsung menghadap ke Poldasu, bahkan akan menyurati langsung Kapolri di Jakarta, untuk bisa segera mungkin menangkapi bandar besar narkoba disana,” tegasnya. (mtr24su/tt)