News  

Prakter Rentenir Berkedok Koperasi Resahkan Masyarakat Langkat

Langkat, metro24sumut.com | Prakter Rentenir Berkedok Koperasi dengan istilah lain Bank keliling yang mengatasnamakan Koperasi sangat meresahkan warga masyarakat dan pedagang kecil di wilayah kabupaten Langkat.

Tidak tangung – tanggung bunga pinjaman yang cukup tinggi, mulai dari 20% hingga 30%, siap menjebak para nasabahnya.

Dugaan itu juga dilakukan Koperasi Dolpin Jaya yang mengaku mengatasnamakan Koperasi yang berada dijalan pinang II kecamatan Stabat telah melanggar peraturan undang – undang (UU) tentang Perkoperasian.

Mereka menyebut Koperasi Dolpin Jaya dengan berkantor disebuah rumah tanpa memasang plang nama koperasi patut diduga usaha yang dikelola S.M Hutagalung ini dikatakan ilegal.

Saat wartawan mencoba mengkonfirmasi ke kantor Koperasi Dolpin Jaya, Rabu (06/04), salah seorang pria yang diduga pemilik koperasi tersebut mengatakan “maaf bang disini tidak ada kantor koperasi, saya pemilik rumah disini, mungkin Abang salah alamat,” ujar seorang pria tersebut.

Hasil penelusuran awak media, ada beberapa orang pria dengan menggunakan tas samping memasuki rumah yang diduga dijadikan kantor koperasi tersebut.

Salah seorang warga sekitar mengatakan, rumah tersebut memang sering kumpul beberapa orang seperti pekerja koperasi.

“Benar bang, setiap pagi mereka kumpul disitu bang, dan malam hari juga, rumah itu memang tempat dijadikan kantor koperasi, ada kurang lebih tujuh orang pekerja disitu,” ucap Buk Yeyen warga sekitar.

Salah seorang nasabah yang mengatasnamakan Koperasi Dolpin Jaya mengeluh, pasalnya bunga persenan yang dibilang cukup besar membuat para nasabah kewalahan untuk membayar setiap harinya.

“Salah seorang petugas yang katanya mengaku dari Koperasi Dolpin Jaya menawari pinjaman dengan cara mudah, penawaran mulai pinjaman dari Rp 300 ribu sampai Rp 1 juta, dengan catatan potong biaya administrasi sebesar 5 %, kebetulan saya lagi perlu uang pak, saya terima penawaran tersebut,” ucap salah seorang nasabah yang tidak ingin disebut namanya, Jumat (08/04).

Selain itu ia juga mengatakan, saya percaya mereka dari koperasi yang resmi, soalnya ada tertulis di kertas mengatasnamakan Koperasi Dolpin Jaya dan dilengkapi badan hukum, cuma anehnya setau saya kalau koperasi sistem anggota dan bunga persen nya tidak sebesar yang diberikan seperti koperasi Dolpin Jaya,” jelasnya.

Ditempat terpisah, untuk memastikan Koperasi Dolpin Jaya sudah terdaftar atau tidak di Dinas Koperasi Langkat, awak media mencoba mengkonfirmasi ke Kepala Dinas Koperasi Kabupaten Langkat T.M Auzai, namun sayangnya Kepala Dinas Koperasi sedang tidak ada diruanganya.

“Maaf pak, Kadis sedang tidak ada ditempat, hari Senin saja datang kembali pak,” ucap salah seorang pegawai Dinas Koperasi.

Penulis : S.Turnip