Panitia Pemilihan Kepala Desa Siamporik, 5 Bakal Calon Kepala Desa Siap Berkompetisi

Labura, metro24sumut.com |Bakal calon kontestan Kepala Desa yang siap berkompetisi pada Mei 2022 mendatang, di Desa Siamporik, Kecamatan Kualuh Selatan, Kabupaten Labuhanbatu (Labura) ada 5 kontestan, diantaranya, 1 orang Strata Satu (S-1), 2 orang D-3, dan 2 orang SMA sederajat.

Ketua Panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades), Mulatua, dikonfirmasi wartawan melalui telepon dan whatsapp, menyampaikan bahwa dari awal dibuka pendaftaran calon Kedes, dan sampai ditutup pendaftaran calon Kades, Desa Siamporik, Kecamatan Kualuh Selatan, Labuhanbatu Utara (Labura-red) Selasa 4 – 12 April 2022, pukul 00.00 WIB, sebanyak 5 orang dan semua lengkap berdasarkan persyaratan administrasi 18 item yang ada disesuaikan di Peraturan Bupati (Perbub) Labuhanbatu Utara.

“Jumlah peserta dari awal Panitia Kades, Desa Siamporik, membuka pendaftaran calon Kades dengan sesuai perintah surat edarannya ada. Dimulai pendaftaran (4/4) kemarin dan berakhir (12/4) semalam, pukul 00.00 WIB itu sebanyak 5 orang, dan itulah nanti masuk ketahapan verifikasi atas keabsahan berkas dokumen-dokumen yang dilapirkan mereka sebagai syarat pendaftaran Kades ini, terhitung 20 hari setelah tutupnya pendaftaran,”kata Mulatua. Rabu, (13/4/2022)

Hal ini, Ketua Panitia Pilkades, Desa Siamporik, Mulatua, menyampaikan bahwa, sebenarnya itu pendaftar 6 orang jauh sebelumnya. Namun, dalam hal memasukkan berkas atau dokumen sebagai syarat mendaftarkan diri sebagai Bakal Calon Kades belum ada.

“Begini pak, sebenarnya jumlah pendaftar itu ada 5 orangkan sampai tutup pendaftaran 00.00 WIB itu. Namun, sebelum itu sebenarnya ada 1 orang yang sudah mengisi absen pendaftar calon Kades yang hendak mendaftarkan pada saat itu sekitar 22.35 WIB atau lebih, tapi, setelah ada sebuah kegaduhan yang terjadi dari warga yang sangat banyak, meminta diperlihatkannya berapa jumlah peserta calon Kades yang sudah mendaftar di Panitia. Maka, si calon tadi yang mau mendaftar pulang dan bilang sudah gak jadi lagi mau mendaftarkan dirinya jadi calon Kades.” Jelasnya

Sebab, mengingat hal itu. Dengan banyaknya desakan dan tuntutan masyarakat yang datang kesana dan memaksa untuk ditunjukkan jumlah peserta yang sudah terdaftar di Sekretariat kepanitian, kami dahulukan lah dulu kepentingan yang banyak orang. Tapi, intinya sampai waktu berakhir pukul 00.00 WIB itu tetap kita berikan pelayanan.

“Karena bingung entah apa yang bisa kami lakukan panitia disana. Jadi, kami dahulukanlah dulu tuntutan warga yang banyak ini, dengan mengambil salah satu yang meminta jumlah peserta Kades pendaftar yang lengkap berkasnya dan sudah terdaftar.” Jelas Mulatua lagi pada wartawan

Jadi, dengan begitu panitia membawa 1 orang dan juga salah seorang pendaftar calon Kades disana, ditunjukkan serta diberikan penjelasan keruangan dengan aparat Kepolisian yang mengawalnya. Dan berselang beberapa menit, memperlihatkan dan memahamkan peserta calon Kades Desa Siamporik dalam ruangan, baru panitia kembali membuka pelayanan sebelum waktu pendaftaran calon Kades berakhir.

“Memang tidak ada Perbub melarang, untuk menunjukkannya. Itu kebijakan kita aja. Sebab, sakin tak tau dan tak faham lagi kita, apa yang kita lakukan makanya kalutlah dengan banyaknya masyarakat yang datang. Dan dengan begitulah peserta yang mau mendaftar bakal calon Kades atas nama Saridin, tak jadi lagi mendaftarkan diri, dan pulang mengatakan pada kami panitia, kalau dia, tidak jadi lagi mendaftarkan diri sebagai calon Kades yang berkontestasi di Mei 2022 mendang, seharusnya kalau dengan itu pak ada 6 orang calon Kades, Desa Siamporik.”Paparannya (mtr24su/tt)