Sempat Rusuh, Panitia Pilkades Desa Siamporik Digruduk Warga

Labura, metro24sumut.com | Panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Desa Siamporik, Kecamatan Kualuh Selatan, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) sempat rusuh, akibat gerudukan massa disekretariatan saat hari terakhir pendaftaran Kepala Desa disana berakhir, sekitar pukul 23.05 Wib, Selasa (12/4).

Informasi yang diterima wartawan dilapangan, adanya insiden warga dengan jumlah yang banyak menggeruduk sekretariat Panitia Pilkades Desa Siamporik, Kecamatan Kualuh Selatan, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura-red) disebabkan ada dugaan mereka keberpihakan panitia terhadap salah satu calon dari Petahana.

Menindaklanjutin hal tersebut, wartawan mencari tau informasi dari beberapa warga yang turut disana, saat terjadi penggerudukan sekretariat Pilkades Desa Siamporik, Kecamatan Kualuh Selatan, dan yang tak mau nama mereka disebutkan, menyampaikan ada sebuah kecurigaan dan dugaan mereka, terhadap calon Kades dari Petahana untuk menjatuhkan lawan kuat politiknya dengan upaya curang, agar calon yang diinginkan warga banyak disana, Desa Siamporik tersebut tidak ikut berkompetisi di Pilkades serentak dibulan Mei 2022 ini nanti.

“Begini bang, datangnya masyarakat kesekretariat panitia Kapala Desa tu, tak lain, tak bukan memastikan berapa jumlah calon yang sudah tardaftar di Panitia. Karena begini bang, ada dugaan kami kuat, berdasarkan informasi yang dapat diparcaya, si Petahana Sahat Maruli Sianipar ni, ondak menjatuhkan bang Fii Siagian yang sangat kuat dirasanya dan banyak yang akan memilihnya.” Ucap warga pada wartawan dengan raut kesal, Selasa (12/4/2022).

Lanjut warga kepada wartawan kembali menjelaskan dan meneruskan ucapan mereka lagi, adapun dugaan upaya-upaya yang ingin dilakukan calon Kades petahana ini, dengan cara memasukkan calon Kades bayangan yang memiliki tamatan diatas sekolah Menengah Atas (SMA) sebanyak 4 orang.

“Jadi bang, upaya petahana luar biasa untuk menjatuhkan lawan politiknya. Jadi dibuatnya calon Kades bayangan yang lebih tinggi izajah tamatannya dari SMA, agar secara otomatis yang tamatan SMA sederajat, Bang Fii Siagian ini gugur, karena menurut Perbub nomor 5 tahun 2022 itu, ada mengatur jumlah kontestan yang tampil dari hasil seleksi berkas, dan ditetapkan maksimal 5 kontestan bang. Dalam hal ini, tamatan itu sangat berpengaruh tinggi dalam kategori penilian oleh Panitia berdasarkan Perbub itu,”jelas mereka

Melihat peristiwa, kejadian, dan penjelasan warga, wartawan mengkonfirmasi Ketua Panitia Pilkades Desa Siamporik, Mula Tua, melalui telepon untuk mempertanyakan apa yang menyebabkan amukan warga, menggruduk disekretariatan Pilkades Desa Siamporik, Selasa (12/4) malam sekitar pukul 23.05 WIB.

“Baik pak, setahu saya membuat warga disana ribut atau sempat rame begitu, karena ada warga mempertanyakan dan memaksa untuk melihat jumlah Calon Kades yang sudah mendaftar, walaupun memang itu kebijakan kita, karena itu tidak ada diatur dalam Perbub pak. Tapi, karena mereka sudah disulut emosi, jadi tak tau lagi mau bilang apa dan berbuat apa pak, walau keamanan kepolisian ada disana pak,”cetus Mula Tua.

Lanjut dia, Mula Tua, memaparkan lagi, bahwa dugaan dan kecurigaan warga terhadap panitia ada keberpihakan kepada salah satu calon Kades itu tidak benar, sebab semua Panitia sudah menjalankan sesuai Satandart Oprasional Prosedur (SOP) berdasarkan Peraturan Bupati (Perbub) Labuhanbatu Utara, nomor 5 tahun 2022.

“Kalau kami Panitia, diduga dan dicurigai mereka ada keberpihakan kepada salah satu calon Kades, katakanlah dulu Petahan pak, itu tidak ada. Karena semua kami layani sesuai mekanisme dan petunjuk yang diatur dalam Perbub itu pak. Jadi, semua sudah sesuai sop nya pak, kami panitia bekerja.” Tegasnya. (mtr24su/tt)