Kelapa Genjah Hijau Labuhanbatu Segera Dilepas Menjadi Varietas Unggul Nasional Oleh BBPPTP Medan

Labuhanbatu,Metro24Sumut.com

Kelapa genjah hijau labuhan batu segera dilepas menjadi varietas unggul nasional oleh BBPPTP Medan. Varietas kelapa Genjah hijau Labuhanbatu yang berpotensi jadi calon varietas unggul lokal. Populasi Kelapa ini banyak ditemukan di Desa Meranti Paham dan Desa Cinta Makmur, Kecamatan Panai Hulu, Kabupaten Labuhan Batu, Sumatera Utara. Lokasinya berada di desa yang dikelilingi kebun sawit PTPN IV dan Pat Cisane, berjarak kurang lebih 400 km dari Kota Medan yang bisa ditempuh dengan kendaraan darat selama kurang lebih 8 jam.

Jumlah buah per tandan yang relatif banyak menjadi alasan pak Sairun membawa benih kelapa ini dari rumah orang tuanya di Desa Sungai Sanggul Kecamatan Panai Hilir pada tahun 1973. Sebanyak 3 butir benih diambil dan ditanam di pekarangan rumahnya di desa Meranti Paham. Tiga pohon yang telah berumur 45 tahun dengan tinggi 6 m itulah yang menjadi sumber benih awal berkembangnya kelapa yang memiliki buah berwarna hijau tersebut. Saat ini kelapa tersebut sudah menyebar di desa-desa sekitar, bahkan sudah menyebar ke wilayah di luar Sumatera Utara, Demikian ungkap Susilawati Lubis,SP.MP Pengawas Benih Tanaman Ahli Madya,Balai Besar Perbenihan dan Proteksi Tanaman Perkebunan Medan kepada Awak Media, du Rantauprapat, Senin (25/04/2022).

Lanjut Susi Lubis yang merupakan Alumni Magister Agribisnis Universitas Medan Area, “ Hasil pengamatan morfologi diperoleh bahwa tanaman kelapa yang berada di kecamatan Panai Hulu tersebut dikategorikan tipe Genjah. Jumlah buah pertandan di atas 10 butir dengan 12-15 tandan per tahun. Ukuran buah sedang dengan warna buah hijau. Ukuran lingkar batang pada 1. 5 cm dariv permukaan relatif kecil yaitu 54 – 64 cm dan panjang 11 daun 30-41 cm. Berat buah tua utuh rata-rata 1200 g. Tebal daging buah 1,1 – 1,3 cm. Kadar gula air buah kelapa muda berkisar 5 – 6 brix.

“ Keunggulan lainnya dari kelapa Genjah ini adalah mulai berbunga pada umur 18 bulan setelah tanam. Pemanfaatan buah kelapa Genjah yang banyak ditanam di pekarangan tersebut, umumnya untuk konsumsi kelapa muda dan sumber santan untuk keperluan masak sehari-hari masyarakat setempat.” Katanya.

Melalui pengembangan secara mandiri oleh masyarakat setempat, saat ini terdapat kurang lebih 300 tanaman yang berumur di atas 10 tahun, dan sekitar 500 tanaman berumur 5-10 tahun serta tanaman muda di bawah 5 tahun sebanyak 300 an pohon di Desa Meranti Paham dan Cinta Makmur, dan sudah bisa berbuah pada saat berumur 3,5 tahun, pohonnya pada umumya berbadan pendek, ” tutupnya. (AS).