Info Buat Kapolres Labuhanbatu : Ini Rekening Diduga Alat Transaksi Aliran Dana Narkoba untuk Bandar di Kampung Baru

Labura, metro24sumut.com | Pasca tertangkapnya salah seorang tersangka pengedar narkoba jenis sabu-sabu berinisial HM (39) di Desa Damuli Kebun, Kecamatan Kualuh Selatan, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) belum lama ini oleh pihak Polsek Kualuhhulu, belakangan terungkap rekening yang diduga sebagai alat transaksi aliran dana narkoba kepada Bandar di Kampung Baru, Kelurahan Aek Kanopan Timur, Kecamatan Kualuhhulu.

Informasi yang dihimpun wartawan dari sumber yang layak dipercaya, diketahui tersangka HM mendapatkan barang haram sabu itu dari salah seorang Bandar di Kampung Baru berinisial H.

Bahkan, tersangka pengedar itu pun diketahui kerap mentransfer uang hasil penjualan narkoba ke rekening berinisial IPS dengan nomor rekening 063901022478xxx yang disebut-sebut milik Bandar berinisial H.

Adapun nilai transfer yang dilakukan oleh tersangka itu juga tidak tanggung-tanggung. Dalam hitungan satu hari, tersangka dapat menyetor hasil penjualan narkoba sekitar Rp 5 Juta ke rekening dimaksud.

“Saya sempat bertanya kepada HM dia dapat sabu-sabu itu dari mana. HM pun menyatakan, barang itu dia dapat dari Bandar berinisial H. Bahkan aku pernah disuruh mentransfer uang ke rekening ini berulang-ulang yang katanya ditujukan kepada Bandar. Nominalnya tak tanggung-tanggung, dalam sehari mencapai lima juta rupiah harus ditransfer,” ungkap sumber sembari menunjukkan sejumlah bukti transfer ke rekening yang sama.

Keterangan sumber ini pun dibenarkan oleh pihak keluarga tersangka pengedar HM yang tidak mau namanya disebutkan. Dikatakannya, memang banyak bukti transfer serupa berserakan di rumah. “Itu (bukti tranfer-red) hanya beberapa saja yang ditemukan. Kalau dicari-cari lagi, masih banyak bukti transfer itu. Saya tidak tahu pasti siapa itu, sempat saya tanya sama HM, itu memang rekening Bandar,” akunya.

Rekening yang diduga sebagai alat transaksi uang narkoba itu juga telah diinformasikan kepada Kanit Reskrim Polsek Kualuhhulu, Ipda Yuna Hendrawan Gultom saat ditemui wartawan belum lama ini untuk dijadikan dasar pengembangan aliran dana narkoba yang bandarnya disebut-sebut bermarkas di lokasi Perkebunan Sawit milik PTPN III Membang Muda.

Kanit pun berjanji akan mendalami bersama pihak Polres Labuhanbatu untuk dilakukan pengembangan.

“Terima kasih atas informasinya, kami akan dalami bersama Polres Labubanbatu. Dalam hal ini, yang memiliki wewenang penuh melakukan pengembangan adalah Polres,” ucapnya sembari melihat bukti transfer tersebut.

Sayangnya, pantauan wartawan dilapangan, usai informasi ini disampaikan kepada Kanit Reskrim Polsek Kualuhhulu, bandar berinisial H masih tetap belum tersentuh hukum.

Saat Kasat Narkoba Polres Labuhanbatu, AKP Martualesi Sitepu melalui Kanit I Sat Narkoba Polres Labuhanbatu, Iptu Eko Sanjaya dikonfirmasi wartawan, Kamis (21/04) terkait pengembangan kasus narkoba dimaksud, mengatakan masih tetap diupayakan.

“Masih tetap kita upayakan pencariannya bg ku,” tulis Eko melalui pesan WhatsApp. (mtr24su/tt)