Cekcok Berujung Maut, Pelaku Pembunuh Saudara Kandung Diserahkan Keluarganya Ke Kantor Polisi 

Deliserdang, metro24sumut.com | Tak perlu waktu lama, setelah melakukan penyelidikan dan berkomunikasi dengan pihak keluarga, Satreskrim Polresta Deliserdang akhirnya berhasil mengamankan Pelaku Pembunuh Saudara Kandung dalam tempo 1×24 jam.

Kapolresta Deli Serdang melalui Kasat Reskrim Kompol I Kadek H. Cahyadi SH, SIK, MH dalam keterangan persnya, Jumat, (06/05/22) memberikan penjelasan pengungkapan tindak pidana kasus Pembunuhan atau Penganiayaan yang terjadi di Dusun III Desa Talapeta Kecamatan STM Hilir Kabupaten Deli Serdang, pada Kamis (05/05/2022), sekira pukul 16.00 Wib.

Kompol I Kadek H. Cahyadi SH, SIK, MH menyampaikan Kronologi awal kejadian pembunuhan terhadap saudara kandung yang dilakukan pelaku inisial ST (32) terhadap Abang kandungnya sendiri inisial ET (38) dipicu persoalan cekcok yang berujung maut.

Dikatakannya, awal kejadian bermula saat keduanya sedang menimbang sawit milik orang tuanya di Daerah Tempat tinggal nya tepatnya di Dusun III Desa Talapeta Kecamatan STM Hilir Kabupaten Deli Serdang.

“Saat proses penimbangan berlangsung terjadi cekcok antara korban dan tersangka. Hingga korban akhirnya melemparkan tonjok sawit yang terbuat dari besi kearah tersangka ST. Kemudian tersangka ST mengelak dan mengambil tonjok besi tersebut dan melemparkan kembali kearah korban hingga mengenai dada korban” sebut Kadek.

Saat itu juga, tersangka ST menarik parangnya yang berada di pinggang dan membacok korban beberapa kali hingga korban meninggal dunia lalu meninggalkan lokasi TKP.

“Mendapati informasi kejadian tersebut, Sat Reskrim Polresta Deli Serdang bergerak sigap melakukan penyelidikan dan berkomunikasi dengan pihak keluarga tersangka. Hingga akhirnya hanya memakan waktu 1×24 jam, tersangka ST berhasil diamankan usai menyerahkan diri bersama dengan keluarga nya ke kantor Polisi Polsek Talun Kenas Polresta Deli Serdang” jelasnya.

Sementara, Tersangka ST mengaku menyesal atas perbuatannya tersebut, dan untuk tersangka sendiri dipersangkakan Pasal 338 pasal 351 ayat (3) KUHPidana dengan ancaman hukuman maksimal hukuman 15 tahun penjara.

Sumber: (##Humas Polresta DS).

Editor: Evi