banner 728x90

Buntut Pernyataan dalam Wawancara Podcast, Samsul Chaniago Dilaporkan dan Lapor kembali Oknum Pengacara 

Medan, metro24sumut.com | Syamsul Chaniago didampingi Tim Advokat dan Penasehat Hukum ISR & Partners, resmi laporkan oknum pengacara berinisial RAN terkait dugaan penipuan, dalam Konfrensi Pers, Kamis (23/06/22) sore bertempat di kafe Pereka Coffee di Jl Bhayangkara Medan.
Dalam jumpa Pers Tim Advokat dan Penasehat Hukum ISR & Partners menyampaikan pernyataannya dan beberapa klarifikasi terkait perkara Laporan Polisi terhadap kiennya, Syamsul Chaniago.
“Menurut kami melakukan laporan pencemaran nama baik atas penyampaian klien kami adalah laporan yang keliru dan untuk menyikapi laporan oknum Pengacara tersebut, Klien kami siap untuk mentaati hukum berlaku di Indonesia ini terkait laporan tersebut,” kata Tim Advokat dan Penasehat Hukum Syamsul Chaniago saat bertemu dengan puluhan awak media.
Adapun beberapa poin yang disampaikan Tim Advokat dan Penasehat Hukum ISR & Parteners dalam gelar konfensi Pers tersebut tertuang dalam rilis klarifikasi tertulis, terkait resminya oknum Advokat RAN yang berdomisili di Jakarta dilaporkan Korban Syamsul Chaniago ke Polda Sumatera Utara dengan dugaan Pasal penipuan.
” Klien kami, Syamsul Chaniago adalah korban dari seorang oknum Pengacara yang bernama Razman Arif Nasution berinisial RAN, yang telah diberikan biaya kuasa  oleh Klien kami atas laporan di Polrestabes Medan,” jabar Tim Advokat dan Penasehat Hukum ISR & Partners dengan LP nomor DTTLP/B/1080/VI/2022/SPKT/POLDA SUMUT Tertanggal 21 Juni 2022, dengan dugaan penipuan yang dilakukan oleh terlapor.
Dalam kesempatan itu, Samsul Chaniago warga jalan Garu lll jalan Makmur No 147 Kel.Harjosarai Kec.Medan Amplas kota Medan mengatakan melaporkan oknum Pengacara RAN sudah menjadi keputusannya atas kasus dugaan penipuan dan penggelapan yang dilakukan RAN yang telah menerima uang sebesar Rp 4 juta rupiah namun uang itu sebagai jasa Pengacara atau pendamping Hukum tidak sepenuhnya terealisasi.
” Bahwa saya dijanjikan akan didampingi untuk membuat laporan baru dengan biaya 4 juta rupiah yang saya transfer tanpa surat kuasa darinya,” kata Syamsul Chaniago.
Diceritakan Syamsul Chaniago awal kejadian terungkapnya dugaan penipuan dan penggelapan yang dilakukan oknum Pengacara yang sempat menjadi kuasa hukumnya itu dalam laporan atau pengaduan di Polrestabes Medan, dari cerita yang disampaikannya pada acara Podcast di studio Uya Kuya dan acara Podcast Danise Chariesa sebagai bintang tamu.
Dalam sesi menjawab pertanyaan dari Host yang langsung dipimpin oleh Uya Kuya, Syamsul Chanigo menjawab dengan sebenarnya bahwa telah terjadi dugaan penipuan selama memberikan jasa kuasa Hukum kepada salah satu oknum Advokat.
Akibatnya, Syamsul Chanigo yang mengatakan fakta sebenarnya di acara Podcast tersebut dianggap oknum pengacara RAN merupakan pencemaran nama baik.
“Saya akan kembali melaporkan lagi dengan pasal yang lain kepada oknum Pengacara berinisial RAN, maka itu satu satu dulu Bang, kita selesaikan,” tutupnya.
Sementara itu, sebelumnya, Pengacara
Rasman Arif Nasution juga sudah melaporkan Syamsul Chaniago ke Mapolda Sumatera Utara atas dugaan pencemaran nama baik.
“Sebelum Syamsul buat laporan, saya sudah laporankan dia. Kita ikuti saja proses hukum,” ungkapnya, Rabu (21/6/22) di Mapolda Sumut.
(Ari)