banner 728x90

Soal Galian C Ilegal Beroperasi Di lahan Eks HGU, Ini Kata Humas PTPN II

Deliserdang, metro24sumut.com | Dinilai tidak bermanfaat bagi kepentingan Kebun, Lahan yang berada dilahan eks HGU PTPN II kebun Tunggurono yang berbatasan dengan kelurahan Mencirim, kecamatan Binjai Timur telah beralih Fungsi.

Pasalnya lahan sekitar hampir satu hektar lebih ini menjadi pengerukan galian c jenis tanah timbun yang siap dijual.

Informasi yang diperoleh, aktivitas pengorekan tanah (Galian C) yang diperjualbelikan pihak- pihak tertentu di lahan Exs Perkebunan Nusantara II hingga kini masih berlangsung

Setiap hari, ratusan truk menggangkut tanah hasil pengorekan keluar dari lokasi.

Terkait adanya aktivitas galian C yang ada di lahan Exs HGU tersebut Kordinator Humas PTPN II Rahmad pada Jum’at (06/10/2023) menegaskan, pihak PTPN II segera akan tinjau ke lokasi, dan jika adanya aktivitas galian c tersebut pihaknya akan melaporkan permasalahan ini pihak berwajib.

” Kalau memang diatas HGU, akan kita laporkan ke pihak yang berwajib,” katanya.

Mengenai status lahan tempat aktifitas Galian c ilegal di wilayah Kebun Tunggurono ini akan kita lihat, apakah dia masih status eks atau HGU, namun demikian
lahan merupakan eks HGU PTPN II masa hak guna usahanya telah berakhir, sebelum adanya izin pelepasan dari Kementerian BUMN dan Instansi terkait pihak PTPN II masih bertanggungjawab atas lahan tersebut dan kini PTPN II masih tetap mengajukan lahan tersebut untuk perpanjangan hak guna usahanya kepada BPN.

Sebelumnya, Polda Sumut diminta oleh masyarakat agar mengehentikan dan menangkap pemilik sekaligus pengusaha eksplorasi pengerukan galian C jenis tanah timbun diduga ilegal yang terletak di Desa Namurube julu, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang, yang diketahui milik seorang mantan Napiter, Sebab, selain merusak lingkungan, juga dipastikan turut andil merusak jalan dan merugikan Negara dari sektor Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Anehnya, kendati usaha galian C tanah tersebut berlangsung selama dua bulan ini namun jika setiap ada gejolak warga menuntut penutupan usaha galian C diduga ilegal tersebut tak satupun warga yang berani untuk melaporkan terkait galian c ilegal tersebut dengan alasan ” Percuma Lapor ”

” Aktivitas galian c ilegal itu berlangsung sudah 2 bulan ini, jalan disini rusak dan berdebu, tapi anehnya polisi kok pada diam saja,” kata warga yang tidak ingin disebut namanya, Kamis (05/10).

Ditambah warga sekitar juga berharap Pemprov Sumut dan Pemkab Deli Serdang dan Kecamatan Kutalimbaru tidak tinggal diam dan tidak tutup mata melihat aktivitas galian c tersebut,
pasalnya kami masyarakat kota Binjai yang menjadi korban seperti banyak abu dan mengganggu kesehatan, serta membuat jalan rusak akibat truk-truk pengangkut Galian C tersebut.

“Dari mana dia ambil izin galian C itu, sementara itu lahan eks HGU PTPN II, jelas itu milik negara, kenapa dibiarkan, dari mana itu izinnya? Kalau bisa ditangkap yang melakukan aktifitas Galian C illegal di lokasi itu agar ada efek jera bagi pelaku,” tambah warga.

Selain menimbulkan abu yang banyak dan menggangu kesehatan, tuturnya, mobil pengangkutan tesebut juga sangat membahayakan para pengguna jalan yang melintas di jalan Candrawasi Kelurahan Mencirim, Kecamatan Binjai Timur.

“ kita lihat sepanjang jalan Candrawasi ini rusak parah akibat muatan truck dari galian c tersebut, Jelas hal itu membahayakan warga kalau ada yang tertimpa karena muatannya sangat berat. Maka dari itu sekali lagi saya mohon kepada Bapak Kapolda Sumut melalui diskrimsus poldasu agar segera menutup Galian C yang tidak punya ijin resmi dari Pemerintah,” ungkap warga lagi.

“Kami meminta sambung warga lainya ketegasan Kapolda Sumut melalui Dirkrimsus Polda Sumut untuk menindak tegas Galian C ilegal tersebut dan menangkap semua pelaku yang terlibat, Bila memang tidak ada tindakan tegas dari Polda Sumut, kami akan menindaklanjuti aduan masyarakat ini kepada Kapolri dan Kemenkopolhukam di Jakarta,” kesal warga.
(Red)

Mau punya Media Online sendiri?
Tapi gak tau cara buatnya?
Humm, tenang , ada Ar Media Kreatif , 
Jasa pembuatan website berita (media online)
Sejak tahun 2018, sudah ratusan Media Online 
yang dibuat tersebar diberbagai daerah seluruh Indonesia.
Info dan Konsultasi - Kontak 
@Website ini adalah klien Ar Media Kreatif disupport 
dan didukung penuh oleh Ar Media Kreatif